Enam Peserta Konfrensi Asia-Pasifik Dapat Gelar Bangsawan

SUARAKENDARI.COM, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi tuan rumah dalam Konfrensi Asia-Pasifik yang akan berlangsung selama tiga hari (5-7) September 2015. Dalam pertemuan yang melibatkan ratusan bupati, walikota dan gubernur di Asia-Pasifik ini akan membahas tentang pembangunan dan tata perkotaan diwilayah masing-masing sehingga melahirkan rekomendasi yang akan dibawa pada Konfrensi Internasional Habitat III di Quito, Ekuador, Amerika Latin, 2016 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, sebanyak enam peserta Konfrensi Asia-Pasifik mendapatkan gelar kebangsawanan dari Kesultanan Buton dengan gelar La Ode. Antara lain, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, Gubernur Jeju, Won Hee-Ryong, Wakil Gubernur Jakarta, Djarot Syaiful, Wakil Walikota Rusia, Ilsur Metshin, dari India, Dr. Jatin V Mode dan Abasador UCLG Australia, Peter Woods.

Drs. Mustafa, M.Pd selaku juru tulis Kesultanan Buton mengatakan bahwa gelar kebangsawanan tersebut diberikan kepada mereka karena dinilai memiliki karakter dan perilaku yang terpuji sehingga menjadi teladan dimata masyarakat.

“Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan sebelumnya, keenam orang tersebut berhak untuk mendapatkan gelar La Ode karena dinilai selalu memberikan contoh dan perilaku yang patut dijadikan sebagai contoh,” katanya usai pemberian gelar yang dilakukan di Lapangan Merdeka Wakatobi, Sabtu (5/9/2015).

Dalam pemberian gelar tersebut, keenam peserta yang telah dipercayakan mendapatkan gelar tersebut diberikan Kampurui (Topi), baju jubah, sarung adat butin, tali pinggang dan keris.

Sebelum pemberian gelar kebangsawanan tersebut diberikan, rangkaian acara dibuka dengan menampilkan pawai budaya dari masing-masing masyarakat yang ada di Wakatobi yang terdiri dari Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Tidak hanya itu, ratusan pelajar di Wakatobi juga menampilkan Tari Lariangi. (LINA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *