Connect with us

Enam Gembong Curanmor Antar Kabupaten Dibekuk

Uncategorized

Enam Gembong Curanmor Antar Kabupaten Dibekuk

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kendari, menangkap enam tersangka pencurian motor (Curanmor) yang selama ini menjadi buruan polisi.
Empat orang diantaranya adalah residivis Curanmor di 18 lokasi dalam Kota Kendari. Keenam tersangka Curanmor adalah Riki, Jon, Dudi,Nando, Agung dan Juma.

Kapolres Kendari AKBP Anjar Wicaksana menjelaskan, para tersangka mengambil alat-alat kendaraan motor dengan cara merusak kunci gembok mobil boks mobil dengan menggunakan linggis.

” Setelah terbuka 6 tersangka mengeluarkan barang-barang dari dalam mobil box, kemudian diturunkan ke mobil Avanza DT 1393 yang sudah disiapkan,” ungkap Anjar Wicaksana dalam keterangan persnya, Kamis (19/3/2014) di Mapolres Kendari.

” Empat tersangka merupakan residivis yang sudah pernah keluar masuk penjara karena kasus yang sama,” kata Anjar.

Saat diperiksa enam tersangka diketahui sudah melakukan aksi pencurian sejak 2012 lalu hingga sekarang dan tidak hanya kasus pencurian sepeda motor, pelaku juga melakukan pencurian di rumah-rumah warga di Kendari.

Saat ini, lanjut Anjar pihaknya masih mengembangkan kasus itu, karena kuat dugaan mereka juga melakukan pencurian di sejumlah daerah yang ada di provinsi Sultra.

“Kita masih kembangkan, untuk kemungkinan kasusnya di Kabupaten lain seperti Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka dan Bombana,” kata Anjar lagi.

Hasil pengembangan dari penangkapan enam tersangka, juga diamankan barang bukti alat sparepart sepeda motor dan 5 unit chanshow yang sebelumnya telah dicuri pelaku.

Menurut Kapolres Kendari, kasus ini terungkap berdasarkan laporan pemilik mobil box, Leonar Tanto seorang pengusaha bengkel motor melaporkan ke Polres Kendari, Senin (17/3/2014) bahwa mobil boxnya yang diparkir di depan rumah adiknya di jalan Singgo yang berisi kelengkapan alat-alat motor dibobol.

” Seperti gir, kunci kontak, 2 dos oli top 1, tali fambel, 600 buah lahar, 5 unit chainshow. Kerugian mencapai Rp. 25 juta,” terangnya.

Selanjutnya, Polsek Poleang Barat melakukan razia pada Senin (17/3/2014) pukul 21.00 wita, ditemukan mobil avanza warna putih di dalamnya ada tiga orang dan sebuah samurai. Selanjutnya tiga orang dalam mobil tersebut diamankan di Mapolsek Poleang, untuk menjalani pemeriksaan.

Dari pengakuan tersangka, mereka telah mencuri alat-alat kendaraan bermotor dengan menggunakan mobil avanza warna hitam milik pengusaha rental.

Selanjutnya, barang-barang tersebut dibawa sementara ke rumah Wawan di dekat P2ID jalan Samaturu, Kendari. Alat kelengkapan sepeda motor tersebut kemudian dijual kepada pengusaha bengkel baru di Poleang, Kabupaten Bombana.

” Dibayar uang panjar Rp. 1 juta sebulan kemudian sisanya baru dilunasi sebesar Rp 19 juta. Untuk chainshow 5 unit dijual kepada Tumpang di lorong Tobuha di Kabupaten Kolaka seharga Rp. 3.500. 000 dan sudah dibayar,” ujar Riko salah seorang tersangka Curanmor.
Hasil pengembangan para tersangka mereka mengakui bahwa ada 18 tempat kejadian perkara pencurian kendaraan bermotor (TKP) di Kendari dan sekitar 50 TKP pencurian elektronik di Kendari.

Untuk proses lebih lanjut saat ini IP masih ditahan dan dikenakan pasal 363 junto pasal 64 KUHP, dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tutup Kapolres Kendari, AKBP Anjar Wicaksana.KIKI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top