Connect with us

Dualisme Pengurus, Bantuan Dana Parpol untuk Golkar dan PPP Dipending

News

Dualisme Pengurus, Bantuan Dana Parpol untuk Golkar dan PPP Dipending

Suarakendari.com, Bombana – Badan Kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Limas Kabupaten Bombana memastikan Oktober mendatang, Partai Politik  akan keciprat dana bantuan dari Pemkab Bombana.

Dana operasional yang bersumber dari APBD 2015 itu, diperuntukan bagi parpol yang memiliki kursi di DPRD Hasil pemilu 2014. Terkecuali untuk dua Partai politik yakni Golkar dan PPP.

Kepala Kesbangpol Linmas Kabupaten Bombana. H. Nuhung mengatakan kedua parpol tersebut terpaksa dipending dana bantuan, akibat dualisme kepengurusan. “Insya allah Oktober ini, Bombana sudah mencairkan dana Banpol itu. Kecuali untuk partai Golkar dan PPP. Kedua parpol ini terpaksa kami pending, akibat dualis kepemimpinan,” terangnya.

Kata Nuhung, pihaknya masih bingung untuk merekomendasikan kepada kepengurusan siapa yang berhak. “Ini yang membingungkan,  kepada siapa kami alokasikan anggarannya. Makanya kami pending dulu, sambil menunggu penjelasan selanjutnya, diantara dua kepemimpinan itu,” ujarnya.

Diketahui, total bantuan yang disiapkan pemkab Bombana ditahun 2015 ini sekitar Rp.  616.953.740, diperuntukan kepada delapan Parpol yang memiliki kursi di DPRD Bombana. Masing-masing,  Partai Nasdem, PKS, Gerindra, Demokrat, PAN,  Hanura serta PBB. Sementara Golkar dan PPP masih tanda tanya.

Berdasarkan draf  anggaran yang dikucurkan ke parpol, PAN menjadi partai terbanyak mendapat bantuan dana. Usai menyabet 9 kursi pada pemilu legislatif 2014 lalu, partai berlambang matahari terbit ini mendapat jatah sekitar Rp. 239,06 juta. Dengan asumsi memperoleh suarah sah sekitar 28.285 suara

Menyusul PBB dengan jumlah dana Rp. 45.53 juta dengan dua kursi atau 5.388 suara sah. Lalu Gerindara Rp. 42.90 juta, dua kursi atau suara sah sekitar 5.076. Kemudian Nasdem Rp. 39. 27 juta, dua kursi atau suara sah 4.647 suara, lalu Hanura Rp. 38. 30 juta, satu kursi atau 4.532 suara sah,

Tiga partai lainnya yakni Demokrat Rp.33.85 juta atau suara sah 4.005 dan dua parpol terakhir yakni PKS Rp. 30, 19 juta, satu kursi atau 3.573 suara sah serta PDIP Rp. 27,71 juta atau suara sah 3.279 suara.

“Meski kami pending, namun Partai Golkar dan PPP sudah kami plot anggarannya. Partai  Golkar sekitar Rp.70.98 juta, usai menyabet tiga kursi atau suara sah sekitar 8.399 suara. Sementara  PPP Rp. 49,11 juta, dengan jumlah kursi sebanyak tiga atau suara sah 5.811 suara.  Anggaran ini kami pending dulu, sambil menunggu kejelasan kepengurusan yang sah,” tukasnya. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News

To Top