Dua Unsur Pimpinan DPRD Sultra Terancam Kosong

SUARAKENDARI.COM, Keinginan untuk tampil dalam Pilkada Serentak Desember 2015 mendatang membuat semua calon yang akan tampil harus menyiapkan segala sesuatu, bukan hanya melakukan sosialisasi dan merebut hati masyarakat tetapi bagi mereka yang diatur dalam undang-undang harus rela melepaskan jabatannya. 

Saat ini, tercatat dua unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mengundurkan diri antara lain, Muhammad Endang dari Partai Demokrat dan Wahyu Ade Pratama dari Partai Golkar.

Kabag Persidangan, Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Sultra, Robert Pierther Raru mengatakan bahwa dengan adanya surat pengunduran diri dari dua unsur pimpinan dewan tersebut akan mengakibatkan kekosongan dua unsur pimpinan, hanya saja hal itu tidak akan mengganggu kinerja dewan.

“Tidak akan menggaggu karena di dewan ada empat unsur pimpinan, jadi kalau dua mundur masih ada unsur pimpinan yang lain yang akan melakukan tugas dewan,” terangnya.

Muh.Endang akan maju dalam Pilkada Konawe Selatan dan Wahyu Ade Pratama akan maju dalam Pilkada Kolaka Timur.

Sementara itu, pihak dari sekretariat akan segera memproses surat pengunduran diri tersebut ke partai bersangkutan untuk kemudian mendapatkan persetujuan pemberhentian secara resmi. Robert juga memastikan bahwa surat pengunduran diri yang sudah diajukan tidak dapat ditarik kembali. (LINA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *