Connect with us

DPRD Bombana Merasa “Dilecehkan”

Uncategorized

DPRD Bombana Merasa “Dilecehkan”

RUMBIA, SUARAKENDARI.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara sesalkan sikap Pemkab Bombana yang apatis atas rekomendasi DPRD terkait  penutupan sementara aktivitas perusahaan tambang Emas, PT SUN di Kecamatan Rarowatu Utara.

Dewan kecewa sebab hingga kini, perusahaan yang bentrok dengan masyarakat selaku pemilik lahan ini tetap beroperasi.
“Kami nilai  Pemkab mulai ciptakan jarak dengan DPRD. Rekomendasi DPRD dianggap hanyalah sebuah surat yang tidak penting untuk ditindak lanjuti,” tutur Laode Usman Sandiri, bacakan pandangan fraksi Demokrat Indonesia Raya atas pidato pengatas Nota keuangan APBDP Bombana 2014 .

Menurutnya, rekomendasi itu harus ditindaklanjuti sebab lahir dari kajian dewan atau usai mendengar aspirasi masyarakat. “Kami berharap kiranya Pemkab pro aktif tanggapi stiap rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD,” pintanya.

Diketahui, juni lalu, DPRD Bombana mengeluarkan rekomendasi kepada Pemkab Bombana untuk menutup sementara aktivitas PT SUN. Perusahaan  emas ini dianggap bermasalah akibat “bentrok” dengan  masyarakat selaku pemilik lahan. Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi Bombana Yusuf Lara menegaskan, pihak pemerintah belum mengambil sikap atas PT SUN, akibat menunggu kesimpulan tim khusus yang pernah dibentuk untuk tangani persoalan PT SUN.

Namun hingga sekarang, Yusuf tidak tahu menahu, apa kesimpulan tim yang dibentuk dari lintas instansi pemkab Bombana tersebut.  “saya belum tahu sekarang apa kesimpulan tim itu. Jadi rekomendasi DPRD terkait masalah PT SUN ini, dapat dijawab tergantung hasil tim itu” ujarnya. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top