Connect with us

Diusir Oknum Caleg, Warga Miskin Terpaksa Bongkar Rumah

Hukum & Kriminal

Diusir Oknum Caleg, Warga Miskin Terpaksa Bongkar Rumah

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Seorang oknum calon legislatif di Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari mengusir seorang warga miskin yang selama ini menumpang hidup di tanahnya. Tindakan yang penentangan dari warga lainnya itu diduga terkait dengan minimnya suara yang diperoleh sang caleg saat pemilu lalu.

Adalah Risal (30 tahun) terpaksa membongkar sendiri rumahnya yang terbuat dari kayu. Sambil berlinang air mata, pemuda miskin yang telah yatim itu membuka satu persatu dinding jelajah rumahnya. Sementara seorang adik perempuannya membereskan ranjang dan kasur dan diangkut mengungsi ke rumah tetangganya.

Risal mengaku tidak menyangka harus tergusur dari tempat itu. “Saya mendapat pemberitahuan untuk membongkar rumahku dari pak RT dua hari setelah pencoblosan pemilu, katanya atas perintah dari pak Erik selalu pemilik tanah,”kata Risal. Risal sempat tidak percaya dan mengabaikan informasi itu. Namun keesokan hari Ia bertemu langsung dengan ketua RT dan kembali memberitahukan agar segera membongkar rumah atas perintah Erik.

Risal menduga perintah membongkar rumah ada kaitannya dengan pemilu. “Mungkin karena suara dia (Erik) yang tidak cukup sehingga kami orang miskin jadi sasaran,”kata Risal.

Risal mengaku selama Pemilu Ia menjadi pendukung fanatik Erik karena menganggap sebagai keluarganya sendiri. “Saya dan ibu serta adik-adik saya memilih dia (Erik, Red), bahkan selama kampanye saya selalu membantu memasang baleho dan bendera partainya,”kata Risal.

“Ya, mau bagaimana lagi, karena sudah diminta bongkar ya terpaksa rumah ini saya bongkar. Untuk sementara barang-barang saya titip sama tetangga untuk mencari lahan baru,”kata Risal.

Sementara, Erik selaku pemilik tanah menepis anggapan adanya unsur paksaan pada pemilik rumah untuk membongkar rumah. “Tidak ada pemaksaan pada mereka. Sejak lima bulan lalu saya sudah menyuruh mereka untuk mengosongkan tanah ini karena akan saya gunakaan untuk membangun perumahan BTN,”kilah Erik yang juga Caleg PPP Kota Kendari.

Erik juga membantah dikaitkan dengan politik pada masalah ini. “Tolong jangaan dikaitkan, tidak ada hubungan dengan politik, ini murni karena hak saya mau menggunakan lahan ini untuk membangun perumahan,”elaknya. YOS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top