Connect with us

Dituding Korupsi Dana Bansos, Bupati Konawe Selatan di Demo

Uncategorized

Dituding Korupsi Dana Bansos, Bupati Konawe Selatan di Demo

KENDARI, SUARAKENDARI. Com — Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Konawe Selatan Menggugat mengepung kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara, Senin (10/3/2014). Mereka mendesak kejaksaan untuk segera memeriksa Bupati Konawe Selatan, karena diduga terlibat dalam kasus korupsi bantuan dana sosial untuk korban bencana alam pada tahun 2010.

Aksi ini memacetkan arus lalulintas di jalan Ahmad Yani, depan kantor Kejati Sultra. Polisi terpaksa mengalihkan kendaraan yang melintas di jalur tersebut, hingga massa membubarkan diri.

Massa berusaha menerobos pintu gerbang kantor Kejaksaan Tinggi Sultra yang terbuat dari besi, karena belum satupun pejabat Kejaksaan yang menemui mereka.

“ Bupati Konawe Selatan telah melakukan tindak korupsi yang mengakibatkan kerugian negara mencapai millyaran rupiah. Seperti bantuan sosial beras Bulog Sultra yang digunakan pada Pilkada Konawe Selatan, Perjalanan dinas yang diduga fiktif tahun anggaran 2009 sebesar Rp.503 juta, dugaan korupsi bantuan keuangan sebesar Rp.4 Millyar lebih dan dugaan penyerobotan hutan margasatwa Tanjung Peropa jalan Lapuko-Tambolusu,” Teriak Adi Yusuf, koordinator aksi.

Untuk itu kata Adi, pihaknya juga meminta kejaksaan segera memanggil Bupati Konsel, H. Imran, karena bukti laporan hasil investigasi sudah jelas ada indikasi korupsi. Tak hanya itu, Massa juga mengungkap adanya indikasi korupsi yang dilakukan ketua PKK Kabupaten Konsel, Suryani Imran.

“ Kami meminta Kejaksaan Tinggi agar serius mengusut kasus ini, Jaksa jangan larut dan mencoba tawar menawar dengan pejabat. Kami mendapat laporan adanya oknum jaksa yang sudah bermain-main dengan kasus ini, hingga tidak ditindaklanjuti perkaranya,” ungkapnya.

Setelah lama berorasi, massa kemudian ditemui kasi Intel Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Djainuddin untuk menerima laporan massa aksi atas bukti dugaan korupsi tersebut.

“Kami akan meneruskan laporannya untuk diteruskan ke pimpinan, jika bukti-bukti sudah cukup maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya dihadapan ratusan massa.

Massa kemudian menyerahkan dokumen bukti dugaan korupsi Bupati Konawe Selatan, selanjutnya mereka membubarkan diri dengan tertib dan kembali berkumpul di pelataran eks MTQ Kendari.KIKI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top