Connect with us

Disangka Maling, Pemuda Babak Belur Dihajar Massa

Metro

Disangka Maling, Pemuda Babak Belur Dihajar Massa

KENDARI, SUARA KENDARI.COM-Malang bagi Harianto (27), warga BTN Kendari Permai, Kelurahan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Karena disangka  maling pria malang ini  dihakimi warga. 

Dengan kondisi wajah yang lebam, ia membawa hasil visum yang diperolehnya dari rumah sakit bayangkara ke Polda Sultra Ia mendatangi Kantor Polda. Saat itu, ia bukan hanya akan melaporkan perbuatan tidak bertanggung jawab para tetangganya, tetapi juga pihak kepolisian.

Dari pengakuan korban (Harianto,red), peristiwa yang menimpa dirinya tersebut berawal saat salah satu rumah warga yang bernama Sukirman, kemalingan. Warga pun kemudian mencari pelaku, hingga mengelilingi sebagian kompleks BTN.

“Saat itu, sekitar pukul 03.45 Wita, saya yang dari tempat hiburan malam, hendak menuju pulang, di Blok S nomor 4. Saya melihat banyak warga memang pada saat itu, tidak tahu kenapa. Kemudian saya dihalang oleh warga, dan mulai diinterogasi,” ungkap Harianto, saat ditemui di Polda Sultra.

Merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh korban, warga kemudian membawanya ke rumah yang habis kemalingan tadi. Belum tiba diteras rumah, tanpa bertanya, warga kemudian meneriakinya kalau dirinya adalah pencurinya. Akhirnya, bogem mentah dan tendangan, dilayangkan kepadanya secara bertubi-tubi.

“Setelah puas, mereka kemudian menghubungi polisi, kemudian saya diborgol. Dalam kondisi terborgol juga, salah seorang oknum Brimob, melayangkan lagi pukulannya kepada saya. Setelah itu, saya pun dibawa ke Polsek Poasia untuk dimintai keterangan,” ucapnya.

Karena terbukti tidak bersalah, apalagi tidak ada alat bukti yang diperoleh pihak kepolisian darinya (korban,red), Jumat pagi, ia pun dibebaskan begitu saja.

“Saya sudah koordinasi sama Ketua RT, agar warga bertanggung jawab. Tapi katanya, dia juga tidak tahu menahu persoalan ini. Akhirnya, saya lapor saja ke polda, dengan laporan penganiayaan dan pencemaran nama baik,” jelas Harianto.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Poasia, belum bisa dikonfirmasi terkait masalah tersebut. (MIN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top