Connect with us

Diprediksi Badai El Nino Akan ‘Serang’ Kolaka

Kolaka Membangun

Diprediksi Badai El Nino Akan ‘Serang’ Kolaka

KOLAKA, SUARAKENDARI.COM- Kepala Dinas Pertanian, Holtikultura dan Peternakan Kolaka, Alva Talanipa menegaskan bahwa jelang tahun 2015 ini ada sebuah badai yang dapat mengencam ketersedian pangan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kolaka.

Maka dari itu para petani jangka pendek maupun jangka panjang diharap untuk mewaspadai badai terserbut, sebab bisa mempengaruhi hasil panen kebun. Badai itu adalah badai El Nino yang memang dikenal dapat menyebabkan kekeringan yang luar biasa.

Kepada SuaraKendari, Alva Talanipa menjelaskan bahwa akan datangnya badai El Nino di Kolaka berdasarkan data dari BMKG yang dia terima. “Ada surat dari BMKG yang masuk. Itu untuk mewaspadai badai El Nino itu. Memang diperkirakan akhir tahun 2014 ini hingga awal tahun 2015 nanti. Makanya kita peringati para petani yang ada. Supaya mewaspadai badai itu,” katanya.

Lebih lengkap dia menjelaskan bahwa bentuk kewaspadaan petani lebih kepada pemanfaatan air irigasi. “Jadi harap memanfaatkan air sebaik-baiknya. Sebab kalau tidak lahan pertanian kita akan kekurangan air, karena kemarau panjang. Ini efek dari badai El Nino itu,” tambahnya.

Lanjut Alva, maka dari itu pihaknya tengah menghimbau seluruh petani yang ada di Kolaka lewat surat yang telah diedarkan. “Ini penting untuk diketahui oleh para petani. Biar bagai mana pun kita harus tetap perhatikan mereka. Pada intinya bagai mana mensiasati hasil panen petani tetap banyak ditengah badai El Nino itu. Kendati trerasa sulit,” tegasnya.

Sebenarnya badai El Nino bukanlah badai yang baru bagi para petani di Kolaka. Beberapa tahun lalu hal ini sempat terjadi yang memang berdampak pada perekonomian petani itu sendiri. “Bayangkan saat itu seluruh petani masuk ke kota dan rela menjadi buruh pembersih taman dan pakarangan rumah masyarakat asalkan ada bayaran untuk makan. Itu lah dampak dari badai El Nino saat itu. Tidak ada pertanian yang berhasil sehingga berdampak pada ekonomi petani itu sendiri,” tutupnya.(Ai)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kolaka Membangun

To Top