Connect with us

Dinilai Apatis, Dikpora Bombana Dikritik

Suara Pendidikan

Dinilai Apatis, Dikpora Bombana Dikritik

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Warga Desa Sangia Makmur Kecamatan Kabaena Utara Kabupaten Bombana mengaku kecewa atas sikap apatis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bombana.

Instansi yang menangani masalah pendidikan ini, dinilai tega membiarkan SDN 111 Bombana di Desa Sangia Makmur, tanpa memberi perhatian khusus, pasca diterjang banjir bandang Maret dua bulan lalu.

Sekolah terpencil dengan siswa sekitar 92 ini, cuma pasrah lakoni proses kegiatan belajar mengajar, tanpa ditopang buku-buku penunjang pembelajaran dari sekolah.

Pasalnya, Sejumlah buku pustaka sekolah hancur diterjang banjir Maret lalu. Air Bah setinggi hampir dua meter itu, bukan cuma merendam buku, namun merusaki sejumlah fasilitas sekolah seperti lemari, kursi, meja dan perabot sekolah lainnya.

Kala itu, murid sempat diliburkan hingga seminggu, guna pembersihan pasca banjir. Tapi anehnya, dua bulan pasca kejadian, sekolah itu belum juga mendapat perhatian khusus dari instansi Dikpora Bombana. “Jujur kami sangat kecewa, sebab kasian anak-anak di desa kami, jika belajar dengan kondisi seperti itu,” ujar Akbar warga setempat.

Pelaksana Kepala Desa Sangia Makmur ini, mengaku sudah melayangkan sejumlah proposal untuk uapaya penanganan. Tapi entah kenapa harapan tersebut, belum juga ada tanggapan hingga sekarang.

“Bukan cuma kami melapor pak, bahkan demi penanganan cepat, demi sekolah dan kegiatan belajar mengajar anak-anak, kami lengkapi dengan proposalnya. Kami cuma pasrah dan menunggu, semoga persoalan pendidikan di desa kami ini lekas disantuni oleh instansi terkait,” tukas Akbar. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Suara Pendidikan

To Top