Dinas Kesehatan Butur Tingkatkan Kapasitas Perencana dan Paramedisnya.

EREKE, SUARAKENDARI.COM- Sukses menurunkan tingkat kematian ibu (Maternal Moratlity Rate) dengan bantuan program BASIC-Australia, Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Utara terus berbenah untuk mengantisipasi meningkatnya penyebaran penyakit-penyakit menular. Dengan menggandeng akademisi Universitas Haluoleo (UHO), Dinas yang progresif ini melatihkan penggunaan perangkat lunak sistem komunikasi via SMS atau Frontline SMS, dan Sistem Informasi Geografis (GIS) bagi staf perencana kesehatan dan paramedic di wilayah yurisdiksinya.

Paska pelatihan ini, staf diharap dapat mendesain program sosialisasi informasi dan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat, dan dapat memetakan penyebaran spasial dari penyakit-penyakit yang perlu penanganan serius seperti kusta, demam berdarah dan malaria. Dengan demikian diharapkan bahwa taraf kesehatan masyarakat akan meningkat.

“Dengan menggunakan perangkat perangkat ini, kita akan terbantu untuk berkomunikasi dengan masyarakat dengan fasilitas SMS yang murah dan mencakup seluruh wilayah provinsi dimana sinyal SMS ada,” ujar Omar Pidani saat memberikan materi pelatihan Frontline SMS dan GIS di Aula Hotel Lenlin Ereke, selasa (11/5)
Softwer Layanan ini, kata Omar sukses diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Bombana. “Di Bombana, misalnya, program ini telah mulai diterapkan di beberapa desa di Kecamatan Rarowatu dan Rarowatu Utara untuk beragam tujuan” tandasnya.

Dinas Kesehatan Butur melibatkan seluruh staf perencana kesehatan dan paramedis di wilayah kabupaten untuk ikut serta dalam pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari, 12-13 Mei 2014.
Endang Susilowaty, SKM, staf perencana di Dinas Kesehatan Butur, menyatakan bahwa software ini akan membantu Pemerintah Daerah untuk merancang dan mengambil intervensi berdasarkan informasi yang diberikan oleh masyarakat secara spesifik berdasarkan kebutuhan di wilayah tertentu.

Dengan melibatkan seluruh petugas kesehatan, kata lulusan Universitas Indonesia yang sedang menyelesaikan gelar master perencanaan wilayah di Univeritas Haluoleo ini, layanan ini memungkinkan akses infomasi dua arah dari pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi isu-isu kesehatan di masyarakat. (PID)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *