Connect with us

Digelontorkan Rp 14,7 M untuk Pasar Wuawua

Metro

Digelontorkan Rp 14,7 M untuk Pasar Wuawua

KENDARI, SUARAKENDARI.Com-Para pedagang pasar Wua – wua masih harus bersabar untuk menempati pasar itu, pasalnya sejak tahun 2011 dibangun, hingga kini pasar itu belum juga rampung.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan pasar Sentral Kendari, Abdul Sukur tahap pertama pembangunan pasar ini dimulai pada tahun 2011 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 12 Milyar dan tahap kedua sebesar Rp 10 Milyar pada tahun 2013.

“Tahap pertama dana yang disediakan sebesar Rp 12 milyar mulai tahun 2011, tahun 2012 vakum , dan tahap kedua dananya sebesar Rp 10 Milyar tahun 2013” terangnya.

Kabid perdagangan ini juga mengakui pada pembangunan tahap pertama bangunan pasar sudah mengalaami kerusakan akibat tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Untuk menangani kerusakan itu dan pembangunan lanjutan pasar sentral wua-wua, lanjut  Sukur, tahun 2014 ini pemerintah kota kendari sudah menyediakan anggaran sebesar Rp 14 Milyar.

“Total anggaranya sebenarnya Rp 15 milyar hanya ada biaya pengawasan, pajak dan administrasi, jadi anggaran untuk pembangunan saja sebesar Rp 14,792 Milyar, dana ini akan digunakan untuk program pembangunan lanjutan untuk lantai dua” terangnya.

Sukur menambahkan dua tahap pembangunan pasar sentral wua-wua yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 22 Milyar seluruhnya bersumber dari APBN, dana APBD Kota Kendari baru disediakan pada pembangunan tahap ketiga ini.

Berdasarkan rancangan anggaran yang dibuat pemerintah kota kendari pembangunan pasar sentral wua-wua diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitaar Rp 64 Milyar dan seluruhnya diperkirakan rampung tahun 2015 mendatang.

Pasar sentral wua-wua memiliki kios sebanyak 1200 unit yang diharapkan bisa menampung semua pedagang yang berjualan di pasar sentral wua-wua termasuk pedagang sayur yang berjualan di sepanjang jalan yang melingkari pasar sentral wua-wua.

Seribuan kios itu memiliki luas yang berbeda-beda untuk di pasar kering kios yang ada berukuran 2 x 3 meter, untuk pedagang sayur berukuran 1,5 x 1 meter dan untuk pedagang ikan berukuran 1×1 meter.(Arlink)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top