Connect with us

Digagas Perda Perlindungan Komunitas Adat Hukaea Laeya

Uncategorized

Digagas Perda Perlindungan Komunitas Adat Hukaea Laeya

BOMBANA- Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pendalaman (Lepmil) Sulawesi Tenggara mengajak pemkab Bombana mengagas peraturan daerah (Perda) terkait pengakuan perlindungan pemberdayaan masyarakat adat.

Rabu, (12/3) lalu, lembaga yang bergerak dibidang sosial dan Lingkungan ini, menggelar Konsultasi Publik dengan menggandeng, Pemkab Bombana, Universitas Haluoleo dan Pengelolah Taman Rawa aopa, LSM ini gelar penyusunan naskah akademik persiapan Perda guna melindungi etnis Moronene tobu Hukaea Laea yang kini bermukim disekitar wilayah taman Nasional Rawa Aopa Kabupaten Bombana.

Senior Program Development Lepmil, Sarmin Ginca, mengatakan hak-hak masyarakat Moronene tobu Hukaea Laea patut dilindungi. Dengan mendorong hadirnya perda, kepastian hingga status Hukum wilayah Hukaea Laea bisa terwujud.

“Materi raperda ini dibuat lebih spasifik. Arahnya, digagas agar lebih operasional. Diantaranya itu, menjamin hadirnya hak-hak tradisonal, serta pengakuan atas hukum adat setempat,” terangnya

Diketahui, masyarakat Moronene tobu Hukaea Laea merupakan suku tertua di Sulawesi Tenggara. Mereka kini Bermukim dipedalaman disekitar kawasan Konservasi Hutan Lindung Rawa Aopa wilayah Bombana.

Lepmil berharap, hadirnya Perda dapat melegitimasi status wilayah hingga hukum adat Hukaea Laea. Sebab saat ini, lokasi yang kini dimukimi etnis tersebut, disinyalir masuk wilayah konservasi Hutan Lindung.

“Tujuan Konsultasi Publik ini untuk mencari kesepahaman atau jalan tengah. Sebab apapun itu, keberadaan masyarakat Hukaea Laea harus dilindungi. Satus wilayahnya mereka butuh kepastian hukum. Ini penting guna kelangsungan hidup, hingga pembangunan infrastruktur dasar disana diantaranya seperti sarana pendidikan,” tukas Sarmin Ganca.

Konsultasi Publik digelar di Kantor Bupati Bombana. Sejumlah peserta sangat merespon hadirnya gagasan Lepmil ini. Guna diwujudkan jadi Perda, Biro hukum Pemkab Bombana nyatakan sikap bahwa gagasan tersebut akan jadi Rujukan raperda inisiasi pemkab, selanjutnya akan dibahas bersama pihak DPRD Bombana. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top