Connect with us

Diduga Pukul Pengunjukrasa Bupati Buton Dilapor ke Polisi

Hukum & Kriminal

Diduga Pukul Pengunjukrasa Bupati Buton Dilapor ke Polisi

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Bupati Buton, Umar Samiun dilaporkan ke Mapolresta setempat, lantaran diduga memukul dua orang aktivis dari  Gerakan Pemersatu Rakyat Buton (Gapura), Rabu (22/10/2014).

Dua orang aktivis itu yakni Zikir (24) dan Muhammad Natsir (24), dipukul sang bupati usai menggelar aksi unjukrasa di kantor Bupati Buton.

Zikir yang dihubungi kompas.com menuturkan, pemukulan yang dilakukan sang Bupati tersebut terjadi ketika ia bersama lima orang temannya hendak mengambil logistik bahan makanan untuk rekannya yang tengah  berunjukrasa di kantor Bupati. Saat di jalan, tepatnya di Kelurahan Kambula-Mbulana Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, iring-iringan mobil bupati berpapasan dengan Zikir dan teman-temannya.
“Saat itu saya duduk di bagian bak terbuka, itu Bupati langsung turun dari mobil dinasnya dan langsung tarik kakiku, Saya bertahan kemudian saya lompat. Tiba-tiba saya dicekik dari belakang oleh Satpol PP dan kepalaku ditundukkan ke bawah kemudian saya dapat pukulan. Setelah saya berontak, saya lihat Bupati Umar pukul muka saya dengan tangan kirinya tepat mengenai wajah saya,” ungkap Zikir.

Perlakuan yang sama juga menimpa rekannya yakni Muhammad Natsir. Dia juga kena pukul sang Bupati tepat di bagian wajahnya hingga babak belur.
Setelah kejadian itu lanjut Zikir, ia bersama Natsir kemudian melaporkan peristiwa pemukulan tersebut di Mapolresta Buton dengan nomor laporan : TPL/132/5/2014/Sultra/SPKT ResButon. Zikir mengaku kasus ini tetap lanjut.

“Saya ingin kasus pemukulan ini tetap lanjut bersama dengan Natsir. Karena Bupati itu dengan arogannya langsung main pukul begitu saja,” ujarnya.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Bupati Buton, Umar Samiun untuk memberikan klarifikasi kasus pemukulan tersebut.

Dihubungi terpisah, Kapolres Buton AKBP Fahrrurozi membenarkan laporan tersebut. “ iya benar memang ada laporan korban yang mengaku dipukuli Bupati Buton, tapi kami meminta agar korban melakukan visum ke rumah sakit,” kata Kapolres Buton dihubungi, Rabu (22/10/2014).

Pihaknya lanjut Fahrrurozi, tengah melakukan penyelidikan. Kedua orang yang menjadi korban pemukulan lanjut Kapolres, sudah dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Buton.

Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 Wita, Zikir bersama teman-temannya melakukan aksi demo dalam  Gerakan Pemersatu Rakyat Buton (Gapura) yang memprotes alih fungsi pelabuhan PELNI menjadi pelabuhan wisata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buton.KIKI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top