Connect with us

Diduga Pengaruhi Pemilih, Petugas KPPS Diprotes

Hukum & Kriminal

Diduga Pengaruhi Pemilih, Petugas KPPS Diprotes

 

BOMBANA-Memandu pemilih Lanjut usia (Lansia), salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS1 Kelurahan Kasipute Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara dicurigai pengaruhi pemilih.

Srianti Caleg Demokrat Dapil I Rumbia, Kabupaten Bombana protes indenpendensi KPPS setempat. Sebab dirinya curiga ada oknum anggota KPPS, terindikasi bukan memandu namun mempengaruhi.

“Saya keberatan dengan sikap oknum KPPS setempat, sebab dengan mataku sediri saya lihat dia pengaruhi beberapa pemilih yang lanjut usia,” jelas Srianti saat ditemui di lokasi.

Selain protes pemandu, Srianti juga mempertanyakan molornya waktu pencoblosan di TPS tersebut. “Saya bingung dengan sikap KPPS, waktu pencoblosan dimolorkan. Namun ditutup cepat ,” jelasnya

TPS terpadat di wilayah Ibukota dengan wajib pilih sekitar 500 wajib pilih ini. Dibuka sekitar jam 09.00 wita Lalu ditutup pada waktu 13.00 wita. ,”Kenapa pencoblosan dibuat molor sekali. Kasian masyarakat ingin mencoblos namun sudah dilarang. Mestinya mualinya Jam 07.00 wita,” ujarnya

Isman, Ketua PPK Kecamatan Rumbia membenarkan pencoblosan dimulai jam 09.00 wita. “Molornya Itu akibat pengecekan jumlah surat suara sebelum pencoblosan di KPPS,” ujarnya.

Sementara terkait adanya interfensi pihak KPPS terhadap pemilih lansia Isman memilih diam. Namun Ketua Panwas Kecamatan Rumbia Andi Asdar kalim ada kekeliruan pihak KPPS. “KPPS mestinya mengisi dulu formulir C3 bagi pemandu. Namun saat diprotes itu, saya ikut mengecek, rupanya formulir itu tidak di isi,” tukasnya.(DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top