Connect with us

Dianggap Berjasa, Kapolda Sultra Beri Hadiah Dua Awak Kapal Tenggelam

Metro

Dianggap Berjasa, Kapolda Sultra Beri Hadiah Dua Awak Kapal Tenggelam

 

KENDARI, SUARAKENDARI. Com- Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Arkian Lubis mengapresiasi keberanian dua awak kapal tenggelam bersama Kapolres Buton, di perairan laut karang Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sabtu (17/5/2014)

. Untuk itu kata Arkian, pihaknya akan memberikan imbalan hadiah kepada Briptu Hengky dan Muyadi (ABK) yang telah mencari bantuan dengan cara berenang mengarungi laut saat kapal rombongan Kapolres Buton terbalik.

“ Saya lihat mereka sangat berani untuk menyelamatkan enam orang, berjibaku untuk mencari bantuan. Meskipun waktu itu tak ada alat pelampung pakai jerigen, mungkin jangkau masih sangat jauh. Mulyadi sudah lemas, tapi briptu Hengky tetap semangat mencari bantuan,” ungkap Arkian Lubis di Mapolda Sultra, Senin (19/5/2014).

“ Tadi saya bicara dengan staf kita mau berembuk nanti diberikan semacam rewardlah, nanti kita berikan pada tanggal 1 Juli. Maka tadi saya juga sudah minta Dir Pol air untuk mencatat nama-nama nelayan yang menyelamatkan kapolres bersama lima orang saat kapal mereka terbalik, nanti kita beri reward buat nelayan,” ulasnya.

Partisipasi masyarakat sangat luar biasa dalam membantu penyelamatan rombongan kapolres Buton yang mengalami kecelakaan laut. Bahkan lanjut Arkian Kapolri juga memuji penanganan dan penyelamatan dengan cepat yang dilakukan semua pihak. Seperti diberitakan sebelumnya, briptu Hengky yang merupakan supir sekaligus ajudan kapolres Buton AKBP Muh. Fachrurozi ditemukan nelayan saat ia berenang hampir enam jam dengan menggunakan jerigen untuk mencari bantuan.

Hal yang sama juga dilakukan Mulyadi anak buah kapal yang ditumpangi rombongan kapolres untuk mencari bantuan. Saat itu, kapal bantuan departemen perikanan digunakan kapolres bersama tujuh orang lain hendak memancing di perairan laut karang Kapota. Namun akibat hantaman ombak besar kapal tersebut terbalik, Sabtu (17/5/2014) sekitar pukul 22. 00 wita.

Enam orang itu terapung dii bangkai kapal dan berhasil diselamatkan kapal nelayan di laut lepas perairan Buton, Minggu (18/5/2014) pukul 09.00 wita. Selanjutnya, pukul 14.00 wita, mereka kemudian dievakuasi ke desa Kanawa, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Sementara Mulyadi ditemukan nelayan di sekitar perairan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi dalam kondisi lemas. Sehingga ia harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit daerah Wakatobi.KIKI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top