Connect with us

Dewan Siapkan Perda Batu Akik

Uncategorized

Dewan Siapkan Perda Batu Akik

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Kemilau batu akik Kabaena membuat pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara seolah berebut membuat rancangan aturan daerah. Ramainya penjualan bongkahan batu Kabaena akhir-kahir ini, diakui telah rugikan daerah.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana siap menggagas Peraturan Daerah (perda) terkait penjualan batu permata yang beragam warna tersebut. Sementara pihak Pemerintah (eksekutif) telah siap dengan rancangan peraturan Bupati.

“Kami siap untuk gagas inisiasi perda terkait batu Kabaena. Penjualan Bongkahan hingga keluar daerah disatu sisi telah rugikan daerah,” pungkas Aflan Anggota DPRD Bombana.

Dijelaskan, pesona batu akhir-akhir ini sedang buming. Sementara potensi itu ada di Kabupaten Bombana. “Makanya agar daerah tidak dirugikan dari geliat ini, harus secepatnya dibuatkan payung hukum agar punya pemasukan untuk daerah,” terang Aflan.

Menanggapi rancangan tersebut , diam diam Pemkab sudah selesai merancang Peraturan Bupati terkait penjualan batu permata yang beragam warna ini. “Untuk lebih cepatnya, kita pakai dulu peraturan bupati. Sedangkan Perdanya, nanti menyusul,” terang Yususf Lara, Kadis Petambangan dan energi Kabupaten Bombana.

Di buatnya perbub kata Mantan Kabid darat Dishub Bombana ini, untuk menarik obyek pajak dari geliat penjualan Bongakahan batu Kabaena. “Kita merasa kecolongan, Ratusan juta hingga miliaran Rupiah Batu Kabaena ini telah dipasarkan hingga keluar daerah,” ujarnya.

Batu Kabaena ini sambung Yusuf Lara masuk pertambangan Galian C atau bahan tambang bukan mineral logam dan batuan. “kini Rancangan perbub itu, sudah masuk di Biro Hukum Pemkab Bombana. Sebentar lagi akan direalisasikan,” ujarnya.

Setidaknya Kata Yusuf, ada dua instasi yang lebih berkompoten dalam perbub tersebut. “Untuk bongkahan itu kewenangan dinas pertambangan, sementara untuk batu permata yang sudah jadi, kewenangan dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan penanaman modal Kabupaten Bombana,”tukasnya. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top