Connect with us

Data Amburadul, Dewan akan Investigasi BPBD Bombana

Uncategorized

Data Amburadul, Dewan akan Investigasi BPBD Bombana

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Bombana (DPRD) Bombana tampak gusar melihat kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana.

Sejumlah bantuan, baik dari APBD maupun APBN yang bakal disalurkan kepada masyarakat tak dibarengi aturan hingga data yang jelas. Andaikan ada, datanya terkesan amburadul bahkan ditengarai baru mencari-cari data dimasyarakat.

Hal tersebut terlihat saat rapat dengar pendapat antara DPRD Bombana dan BPBD Rabu kemarin. Sejumlah Pertanyaan Dewan tak sanggup dijawab secara gamblang oleh rombongan BPBD dibawah pimpinan Ridwan, Kabid penanggulangan bencana.

Dewan mengkritik nomenklatur yang tidak prosedural, terkait rencana pembelian tanah bagi pemukiman warga moriwatilie Kecamatan Poleang pasca direlokasi dari Pulau Masudu. Tak cuma itu data valid bantuan ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dianggap tidak jelas.

“Banyak data BPBD ini tidak beres, sehingga kami akan investigasi dilapangan. Yang paling menarik itu, ketika ada usulan rencana revisi (merubah para penerima bantuan) pasca pendataan atau bantuan sudah ada ,” tandas Johan Salim wakil ketua DPRD.

Persoalan ini akan ditinjau sebab banyak sekali masyarakat yang mengadu ke DPRD. “Masyarakat itu mengadu ke kami (anggota dewan). Karena berbulan-bulan sudah didata, namun bantuannya tidak pernah ada,” heran Johan Salim

Rapat yang dipimpin oleh ketua DPRD Bombana Andhy Ardian tersebut berlangsung alot, dan meenyimpulkan akan menginvestigasi kebenaran data BPBD Bombana serta menolak sementara, sodoran revisi para penerima bantuan usulan BPBD Bombana. “Kami akan investigasi dulu dilapangan, sebelum kami putuskan masalah tanah dan revisi bantuan ini,” tandas Andhy Ardian sambil ketuk palu (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top