Dana Siswa Miskin di Kendari Diduga Disunat

0

SUARAKENDARI.COM-Organisasi Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara, Selasa (12/10) siang, mendatangi kantor DPRD Kota Kendari melaporkan dugaan pemotongan dana bantuan siswa miskin oleh sejumlah pengelola sekolah. Dugaan pemotongan dana sekitar 50 ribu sampai 100 ribu per siswa.

Kedatangan sejumlah pengurus rumpun perempuan ini ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kota Kendari Abdul Razak.

Organisasi Rumpun Perempuan Sultra menilai potongan dana itu adalah ilegal yang harus diusut, kendati alasannya untuk pengembangan fasilitas sekolah.

“Ini sudah keterlaluan, kok dana pendidikan orang miskin dipotong-potong. Kami meminta dewan turun tangan melakukan tugas pengawasan masalah ini ,”jelas Husnawati, Direktur Rumpun Perempuan Sultra.

Sementara Ketua DPRD Kota Kendari, Abd Razak, berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan melalukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah.

Data rumpun perempuan sultra menyebutkan, dana bantuan siswa miskin yang di kucurkan pemerintah sebesar Rp 450 ribu untuk murid sekolah dasar dan Rp 750 ribu siswa SMP dan 1 juta rupiah untuk SMA per satu semester setiap tahun. YJ

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.