Connect with us

Curi 92 Motor, Dua Dari Empat Pelaku Ditembak Polisi

Hukum & Kriminal

Curi 92 Motor, Dua Dari Empat Pelaku Ditembak Polisi

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Aksi pencurian kawanan rampok kendaraan roda dua di Kolaka dalam beberapa bulan terakhir memang meresahkan masyarakat Kolaka, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan banyaknya laporan masyarakat yang kehilangan motor, jajaran buser Polres Kolaka pun melakukan pengejaran kepada mereka yang dicurigai.

Alhasil, empat orang berhasil ditangkap dan dua diantarnaya ditembak Polisi karena berusaha melarikan diri saat hendak dibekuk. Ironisnya seluruh pelaku yang tertangkap ini masih berusia muda. Mereka yang tertangkap adalah Sandi (17), Erwan (17), Arwan (17), Pendi (17), Alkin (19) serta Jumar yang saat ini masih buron.

Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin menjelaskan bahwa para pelaku yang masih berusia muda ini ternyata sudah putus sekolah dan saat beraksi mereka sudah menggasak sekitar 92 unit motor dengan berbagai merek. “Yang kita data itu mereka beraksi di 82 titik yang berbeda. Dan berhasil menggasak 92 unit kendaraan roda dua. Ini berbagai mereka motor yang mereka curi. Betul-betul meresahkan masyarakat. Sebab tiap hari pasti ada yang hilang,” kata AKP Nazaruddin Senin (02/06/2014).

Dijelaskan pula, mereka yang tertembak dampak dari aksi perlawanan kepada aparat Kepolisian. “Ditembak karena berusaha lari. Yang tertembak itu Sandi dan Alkin. Dan mereka ditangkap dirumah masing-masing. Saat kita selidiki memang mereka ini sindikat pencuri motor yang sudah lama beroperasi. Makanya satu orang masih kita kejar yang bernama Jumar,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan dari pelaku, wilayah kerja mereka bukan hanya di Kolaka, tetapi sejumlah wilayah yang ada di Sulawesi Tenggara. “Wilayah pencurian di wilayah Kolaka, Kolaka Timur dan Bombana. Di Kolaka dan Koltim sebanyak 82 TKP, serta satu di wilayah hukum Polres Bombana untuk 10 unit ranmor. Kini tiga pelaku ditahan di Polres dan dua di Polsek untuk penyidikan lebih lanjut. Bersama pelaku sementara diamankan satu unit sepeda motor sebagai barang bukti,” tegasnya.

Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP subsider pasal 362 tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top