Connect with us

Cuma Dipilih 8 orang, Caleg Demokrat Tarik Bantuan Sapi

Hukum & Kriminal

Cuma Dipilih 8 orang, Caleg Demokrat Tarik Bantuan Sapi

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Bantuan sapi sebanyak 18 ekor kepada dua kelompok tani di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Desa Amorome Jaya 2, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, berusaha ditarik kembali oleh tim caleg partai demokrat setempat.

Caleg Partai demokrat nomor urut dua untuk daerah pemilihan dua, Jefri Prananda marah begitu mengetahui perolehan suara di TPS 3 Kecamatan Asera hanya 8. Jefri yang juga anak seorang kepala dinas di Kabupaten Konawe Utara, kecewa karena perolehan suaranya pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 di luar harapan.

Ia kemudian menarik kembali, bantuan yang diberikan kepada dua kelompok tani sejak tiga bulan lalu. Namun warga Desa Amorome keberatan dan melakukan perlawanan ketika sapi sudah dimuat di atas mobil Hilux.

“ Sabtu sore sekitar pukul 16. 00 wita, datang tiga orang utus kadis tenaga kerja dan transmigrasi langsung mengangkut satu ekor sapi dari rumah pak Warijo, sapi itu dinaikkan ke mobil Hilux. Tetapi warga meneriaki tiga orang itu dengan sebutan pencuri, akhirnya sapi lalu diturunkan kembali dari mobil itu,” tutur Haryanto, warga desa Amorome Jaya dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (14/4/2014).

Saat kejadian, kata Haryanto pihaknya telah meminta perlindungan aparat kepolisian di Polsek Asera. Untuk menanyakan langsung ke kadis Nakerstran Konawe Utara, Iswahyudi apakah tiga orang tersebut benar utusan kadis.

“ Petugas polisi malah menyuruh kami untuk menemui langsung Kadis Nakertrans. Dia (Iswahyudi) membenarkan penarikan sapi itu, dengan alasan akan dilakukan penyerahan dan dokumentasi resmi, sementara hal serupa telah dilakukan tiga bulan lalu saat penyerahan bantuan sapi,” ungkapnya.

Haryanto warga asal Yogyakarta mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam dan langsung menghubungi staf konsultan di kementerian tenaga kerja dan transmigrasi di Jakarta.

“ Saya lupa namanya, tetapi dia meminta kami agar tidak menyerahkan kembali bantuan sapi, karena sapi tersebut tidak ada kaitannya dengan politik dan murni diperuntukkan bagi warga transmigrasi,” tegasnya.

Ia mengaku, selama ini warga transmigrasi di wilayah itu sering dibuat resah oleh staf dan kadis nakertras Konawe Utara. Karena setiap ada bantuan selalu mengatasnamakan partai politik, jika warga tidak memilih caleg partai demokrat, maka bantuan akan dialihkan ke daerah lain.
“ Mereka menargetkan kemenangan partai demokrat sebesar 75 hingga 80 persen, dan di TPS kami suara partainya mencapai 30 suara dari 202. 144 pemilih,” tambah Haryanto.

Kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Konawe Utara, Iswahyudi yang diklarifikasi melalui nomor telepon selulernya tidak berhasil dihubungi alias tidak aktif.KIKI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top