Connect with us

Cemburu, Pria Ini Pukul Tunangan Pacarnya dengan Martil

Metro

Cemburu, Pria Ini Pukul Tunangan Pacarnya dengan Martil

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Terbakar cemburu setelah melihat mantan pacarnya tengah berduaan dengan pria lain, Pendi Miswar (27) seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kendari melakukan penganiayaan terhadap Bambang (27).

Miswar memukul kepala Bambang dengan menggunakan martil. Tak hanya itu, Bambang mengalami luka tusuk dibagian lengan kanan, betis kiri dan dan lebam di sekujur tubuhnya, setelah dikeroyok Miswar dengan tiga orang rekannya.

Sebelum bertindak jauh, sejumlah warga di kompleks BTN Kendari Permai yang mendengar kejadian itu menolong Bambang dan membawanya ke Rumah Sakit Abunawas Kendari. Saat ini, Bambang masih terbaring kritis.

Kapolsek Poasia Kendari, AKP Baharuddin mengatakan, aksi yang dilakukan pelaku karena tersulut cemburu setelah melihat mantan pacarnya berdua dengan pria lain yang merupakan tunanganya.

“ Kejadian Selasa (10/06) malam sekitar pukul 19.30. Saat itu Miswar bersama 3 orang kawannya mendatangi rumah Hardiana mantan kekasihnya untuk meminjam printer. Namun pelaku melihat Bambang tunangan Hardiana, karena kesal mereka lalu cekcok, sehingga terjadilah aksi penganiayaan kepada korban,” kata Baharuddin di Kantor Polsek Poasia, Kendari, Kamis (12/6/2014).

Dihadapan penyidik, lanjut Baharuddin, pelaku mengaku cemburu karena melihat mantan kekasihnya bersamaan dengan pria lain. Padahal Hardiana sudah memutuskan hubungan asmara dengan Miswar, karena sering mendapat perlakuan kasar.

“ Miswar tidak mau diputuskan dan masih ingin kembali ke Hardiana, tetapi ditolak. Alasanya, dia kerap dikerasi,” ujarnya.

Baharuddin melanjutkan, Miswar telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Sedangkan ketiga rekannya yakni Riswanto, Budi dan Jamaluddin masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka terhadap penganiayaan Bambang.

“ Miswar menyerahkan dirinya kemarin sore. Kami juga mengamankan barang bukti berupa martil dan sepotong badik, ia dijerat pasal 170 KUHP subsider 351 dengan ancaman 7 tahun penjara,” tukasnya. (KIKI)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top