Connect with us

Cari Suara, Oknum Caleg Masuk ke Sekolah-sekolah

Hukum & Kriminal

Cari Suara, Oknum Caleg Masuk ke Sekolah-sekolah

RAHA, SUARA KENDARI.COM-Ada ada saja ulah caleg satu ini. Dengan mengandeng  Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kusambi-Waatopute-Kontunaga, Maknun SAg, Drs Ahmad Zakariah yang juga seorang caleg untuk Dapil II dari PAN mendatagi sejumlah sekolah di Kecamata Watupute.

Aksi curi star caleg ini rupanya mendapat sorotan dari salah seorang tokoh masyarakat di Kelurahan Wali Kecamatan Watupute Drs. Suhadar Silangin. Dalam surat tertulisnya itu Suhadar Silangin melaporkan, pada hari Selasa tanggal 25 Februari 2014, Ahmad Zakaria, caleg nomor urut 1, mendatangi SDN 6 Kontunaga diantar atau bersama Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kusambi-Waatopute-Kontunaga, Maknun SAg, dan ikut dalam rapat dewan guru.

Kata Suhadar dalam rapat tersebut  Zakaria memperkenalkan diri sebagai Caleg PAN Dapil II nomor urut 1, seraya  menanyakan apa-apa yang menjadi kekurangan di sekolah itu.

“Dia berjanji akan membantu dan memperjuangkan untuk mengadakan kekurangan-kekurangan tersebut bila dia terpilih sebagai anggota DPRD Muna,” tutur Suhadar.

Tidak hanya sampai disitu, pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2014, kata Suhadar, Zakaria kembali berkunjung ke SMAN 1 Kontunaga. Lagi-lagi bersama Kepala UPTD Pendidikan Maknun SAg. “Caleg tersebut minta kepada Kepala SMAN 1 Kontunaga untuk rapat bersama dengan dewan guru. Terpaksa Siswa †iϑȃķ belajar pada jam pelajaran terakhir, terang Suhadar.

“Dalam rapat tersebut, beliau memperkenalkan bahwa saat ini Bupati Muna Dr H LM Baharuddin MKes sudah menjadi Ketua Umum PAN Muna. Dan sebagai pelaksana harian adalah dia sendiri (Drs Ahmad Zakaria), Caleg PAN Dapil II nomor urut 1,” papar Suhadar.

Melalui rapat dengan dewan guru tersebut, Zakaria juga menanyakan masalah-masalah dan kekuarangan-kekurangan di sekolah dan berjanji akan membantu dan memperjuangkan untuk mengadakan kekurangan-kekurangan tersebut.

Menurut  Suhadar, aksi tersebut  sebagai anggota masyarakat sangat khawatir, bila kegiatan seperti ini tidak ditindaki maka akan berlanjut ke sekolah-sekolah lain. Tidak  menutup kemungkinan akan menciptakan kerawanan di lingkungan masyarakat.

Pasalnya, hal ini akan menimbulkan ketersinggungan Caleg dari partai lain karena sudah mencuri star kampanye. Apalagi, kampanye dilakukan di lembaga pemerintah dalam hal ini sekolah. Selain itu, juga akan merugikan siswa belajar.

Karena itu, Suhadar meminta kepada Panwas untuk serius menjalankan tugas-tugasnya dalam mengawasi setiap pelanggaran Pemilu. Ia menduga, apa yang dilakukan oknum caleg tersebut melanggaran peraturan perundang-undangan tentang Pemilu.

“Soal kasus ini, saya sudah bersurat ke Panwas Kabupaten, bahkan ke Bawaslu Provinsi Sultra. Dengan harapan, mereka bisa tanggap dan bertindak sesuai peraturan yang berlaku. Paling  tidak , kasus ini tidak memicu konflik horizontaal di tingkat masyarakat,” harapnya.

Ia pun mengaku siap mempertanggungjawabkan laporan ini bersama saksi-saksi bila dibutuhkan.

Selain kepada Panwas, Suhadar juga bersurat kepada Bupati Muna kaitannya dengan keterlibatan Kepala UPTD Pendidikan yang memfasilitasi pertemuan tersebut. ( TRI )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top