Camat dan Lurah Kampanye Stop Buang Air Besar Sembarang

KENDARI, SUARAKENDARI.COM -10 kecamatan dan 64 Kelurahan di kota Kendari sepakat mendukung program Stop Buang Air Besar Sembarang (SBABS). Aksi ini ditandai dengan penyampaian deklarasi para camat dan lurah dihadapan wali Kota Kendari dan perwakilan Menteri Kesehatan RI di lapangan kantor Kelurahan Andonohu, Rabu (2/9/2015).
Para camat dan lurah menyatakan tahun 2018 mendatang seluruh masyarakat kota Kendari sudah memiliki jamban sendiri.
Upaya ini sudah dimulai di kecamatan Poasia dan Kecamatan kambu dimana seluruh warganya sudah memiliki jamban sendiri.
Wali Kota Kendari Asrun mengungkapkan sewaktu waktu akan membuktikan kebenaran deklarasi yang telah dibuat oleh para camat dan lurah.
“Peringatan saja ini, artinya kalian sudah berkomitmen, suatu saat saya kalau saya ingin buang air saya akan singgah kerumah warga baru tidak ada WCnya itu kecelakaan buat kalian, jadi kalian harus yakinkan dirumah warga ada WCnya” ujar wali kota yang di sambut dengan tepuk tangan dan tertawaan oleh para hadirin.
Wali kota mengaku ini merupakan masalah kecil namun tidak mencuci tangan dan membuang air besar sembarangan merupakan sumber penyakit yang menyerang masyarakat.
Mewakili menteri Kesehatan RI Sri Heny Setiawati memberikan apresiasi pada Wali Kota Kendari yang sudah mendapat predikat kota sehat dengan berbagai upaya menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.
“Mudah-mudahan Kendari bisa menjadi contoh untuk kabupaten kota lain di propinsi Sulawesi Tenggara, utamanya upaya menjadikan Kendari sebagai kota sehat”katanya.
Pada kegiatan itu, perwakilan Menteri Kesehatan dan Wali Kota Kendari menyerahkan piagam pada camat Poasia dan Kambu, sejumlah lurah dan petugas kesehatan yang telah menerapkan program SBABS .(ALIN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *