Connect with us

Butuh Rp 89 M Untuk Reklamasi Lahan Tambang Milik Perusda

Uncategorized

Butuh Rp 89 M Untuk Reklamasi Lahan Tambang Milik Perusda

KOLAKA,SUARAKENDARI.Com-Perusahaan Daerah Aneka Usaha atau Perusda Kolaka butuh dana segar sedikitnya Rp 89 milyar untuk mengreklamasi lokasi
pertambangan yang ada di wilayah kerjanyanya. Hal ini diungkapkan oeh
Kepala Tehnik Tambang Prusda, Hikmah. Kepada awak media diruang kerjanya, dirinya menunjukkan proposal Rencana Reklamasi Tambang IUP Operasi Produksi PD Aneka Usaha Kolaka Tahun 2013.

“Seluruh rancangan reklamasi telah tertuang dalam proposal ini. Yang dimana dalam hitungan tehnik kami tiap 30 hektar lokasi yang akan direklamasi butuh biaya sedikitnya Rp. 12 Milyar. Nah lokasi yang akan kita reklamasi itu seluas 207 Hektar, dari total lokasi kami 340 hektar. Jadi total yang harus kami keluarkan itu lebih dari Rp.89 Milyar,” ucapnya, Kamis
(06/02/2014).

Dia juga menambahkan pihaknya akan melakukan tujuh kali tahapan reklamasi terhadap lokasi yang telah ditentukan. “Sebenarnya kalau sesuai dengan jadwal itu tahun 2013 lalu kita sudah harus mengreklamasi 30 hektar. Tapi hingga saat ini hal itu belum terlaksana. Dan kalau mau tahu alasannya silahkan tanyakan kepada bagian direksi, sebab tugas saya hanya menyiapkan perencanaan reklamasi,” tambahnya.

Lebih jauh lagi Hikmah menjelaskan bahwa dalam pelasanaannya nanti ada
beberapa tahap yang akan dilakukan. Misalnya pemerataan lubang bukaan (Back Filling), dilanjutkan dengan penghamparan top soil, cover crop atau penanaman dan pemeliharaan. Namun dirinya masih menunggu persetujuan direksi untuk pelaksanaan dilapangan. “Secara tehnis itu sudah siap,
tinggal tunggu perintah direksi kapan hal ini dilakukan,” tegasnya.

Lambatnya upaya reklamasi dari perusahaan tambang yang ada di Kolaka memang telah menjadi sorotan utama oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei. Ahmad Safei telah menjadwalkan tanggal 10 Februari akan memanggil seluruh perusahaan
tambang untuk mendengar kepastian tentang reklamasi lokasi pasca tambang. “Tanggal 10 kita agendakan. Pertusahaan-perusahaan tambang ini harus jelas kenapa mereka belum melakukan reklamasi dan apa alasannnya. Kalau ada yang
tidak patuh kita tempuh jalur lain. Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada
bentuk tanggung jawab perusahaan tambang itu,” tutupnya. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top