Connect with us

Bupati Kolaka Himbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu

Hukum & Kriminal

Bupati Kolaka Himbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu

KOLAKA,SUARAKENDARI .COM- Bupati Kolaka, Ahmad Safei menghimbau kepada seluruh masyarakat Kolaka, Sulawesi Tenggara untuk lebih hati-hati lagi terhadap peredaran uang palsu menjelang pemilihan legislative 9 April mendang. Menurut Bupati Kolaka tidak menutup kemungkinan wilayah Kolaka menjadi wilayah peredaran uang palsu jelang pileg nanti.

“Semua mungkin terjadi, apalagi medi-media nasional yang ada di Indonesia sudah memberitakan hal tersebut. Makanya sangat baik sekali adanya sosialisasi oleh Bank Indonesia cirri keaslian uang rupiah. Sosialisasi ini kan juga ditujukan kepada seluruh bendahara SKPD yang ada. Tujuannnya kan untuk menghindari peredaran uang palsu,” katanya.

Ahmad Safei juga menilai masyarakat luas juga dituntun untuk mencegah peredaran uang palsu jelang pileg nanti. “Kalau ada yang mencurigakan segera laporkan ke pihak yang berwajib. Dan semoga saja adanya sosialisasi dari BI ini sangat membantu,” tambahnya.

Ditempat yang sama, perwakilan dari Bank Indonesia Sultra, Dian Nugraha menjelaskan masyarakat saat ini harus lebih hati-hati dalam melakukan transaksi. “Modus peredaran uang palsu itu biasanya melihat kondisi orang lagi sibuk. Pasti dia datan apakah itu menukarkan uang atau pura-pura berbelanja. Nah disinilah kita harus jeli melihat mata uang yang ada,” tegasnya.

System melihat, meraba dan menerawang masih menjadi faktor utama dalam mengenali uang palsu. “ yang asli itu ada unsure pengamanan yang tertanam pada bahan uang. Juga ada tehnik cetak tanda air dan electrotype. Nah yang terakhir benang pengaman pada uang,” jelasnya.

Untuk di Kabupaten Kolaka sendiri memang sangat rentang terhadap peredaran uang palsu, selain daerah persinggahan dari daerah lain. Kolaka juga merupakan daerah bisnis yang memiliki nilai tinggi perputaran ekonomi di Sulawesi Tenggara, mulai dari sector dagang, transportasi hingga perbankan. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top