Connect with us

Bukannya Didalam Sel, Sukma Kutana cs Malah Bertemu Investor Dihotel Mewah

Hukum & Kriminal

Bukannya Didalam Sel, Sukma Kutana cs Malah Bertemu Investor Dihotel Mewah

KOLAKA, SUARAKENDARI.COM- Tersangka kasus dugaan korupsi dana kas PD.Aneka Usaha yang sejatinya berada didalam sel Polres Kolaka ternyata malam ini dapat melenggang bebas. Mereka adalah Sukma Kutana (Direktur Umum PD. Aneka Usaha) dan Lukman Syahrir (Direktur Operasional PD. Aneka Usaha). Mereka berdua terlihat berada disebuah hotel mewah yang ada di Kolaka.

Padahal dua tersangka dugaan kasus korupsi ini resmi ditahan oleh unit Tindak Pidana Korupsi Polres Kolaka pada Senin kemarin sekitar pukul 11.00 wita. Inforamasi yang didapatkan dilapangan bahwa keberadaan dua tersangka ini dihotel mewah tersebut untuk bertemu investor yang akan menanamkan modal usahanya di Kolaka. Selain itu juga terlihat sejumlah Polisi berpakaian preman yang turut mengawal dua tersangka itu.

Saat dikonfirmasi, Polisi pakaian preman tersebut yang namanya enggan disebutkan mengatakan jika dua tersangka itu masih resmi menjadi tahanan Polres Kolaka. “Masih kita tahan makanya kita ikut. Kalau masalah siapa yang beri izin untuk keluar tidak bisa saya kasi jawaban. Maaf ya,” katanya, Selasa (17/06/2014).

Salah satu sumber dari internal PD. Aneka Usaha yang lagi-lagi namanya enggan disebutkan juga memberikan informasi jika ada orang yang berpengaruh besar atas bebasnya Sukma Kutana dan Lukman mala mini guna bertemu investor. “Pasti ada dan kemungkinan itu selama dua hari sampai investor ini pulang. Saya juga tidak bisa sebutkan. Apakah dia akan kembali di Polres atau menjadi tahanan kota,” tegasnya.

Bebasnya dua tersangka dugaan kasus korupsi ini menuai protes keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Demokrasi Rakyat (Lider) Sulawesi Tenggara, Herman. Kata dia, apa pun bentuknya pihak berwajib harus memberikan alas an jelas terhadap bebasnya dua orang tersangka itu. “Kenapa bisa bebas, baru kemarin di kasi masuk dalam sel masa mala mini bisa keluar. Enak sekali para koruptor itu. Apalagi bertemu investor di hotel mewah. Ini harus ada yang bertanggung jawab, Polisi haru bisa meluruskan masalah ini,” kesalnya.

Namun sayang, tidak bisa terlihat jelas siapa-siapa saja yang hadir dalam pertemuan yang terkesan tertutup itu. Cuma memang berdasarkan pantauan kendaraan para tamu merupakan mobil mewah yang menandakan dalam pertemuan itu sejumlah orang berpengaruh di Kolaka.

Sukma Kutana dan Lukman Syahri ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi dana kas PD. Aneka Usaha sebesar Rp.600 juta tahun 2013 silam. Namun baru Senin kemarin dirinya dijebloskan kedalam penjara. Dugaan kasus ini bahwa uang tersebut akan dipergukanan membantu biaya pengobatan Buhari Matta (Mantan Bupati Kolaka) yang masih menjabat sebagai Bupati pada tahun 2013 lalu. Hingga berita ini diturunkan pihak Polres Kolaka belum bisa memberikan keterangan resmi terkait bebasnnya dua tersangka korupsi. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top