Connect with us

BNNP Sultra Sosialisasi Bahaya Narkoba di Instansi Pemda

Suara Pendidikan

BNNP Sultra Sosialisasi Bahaya Narkoba di Instansi Pemda

 

KENDARI, SUARAKENDARI,Com-Upaya advokasi Implementasi Instruksi Presiden RI No 12 Tahun 2011 tentang bahaya narkoba terus disosialisasikan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sultra. Sosialisasi kali ini dilakukan di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra.

Pada kegiatan itu BNNP menjelaskan secara umum permasalahan narkoba di Indonesia. Secara umum permasalahan narkoba dapat dibagi menjadi 3 bagian yang saling terkait yakni, adanya produksi narkoba secara gelap (illicit drug production), adanya perdagangan gelap narkoba (illicit drug trafficking), dan adanya penyalahgunaan narkoba (drug abuse).

Ketiga hal inilah yang menjadi target sasaran dan ingin diperangi oleh masyarakat dunia juga senantiasa dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara berupaya melakukan,  pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Sulawesi Tenggara. Kegiatan P4GN dilakukan dengan ragam cara, salah satunya dengan melakukan advokasi ke instansi pemerintah seperti Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov Sultra yang dimulai sejak akhir Januari lalu.

Kegiatan advokasi tersebut dpimpin Kepala Seksi Advokasi Bidang Pencegahan BNNP Sultra Muliati,S.Si. M.Si., Apt yang didampingi oleh Kepala BNNP Sultra H. La Ode Muh Yusuf, SH. Kegiatan tim P4GN disambut baik oleh pihak dinas pariwisata. “Kegiatan ini disambut baik dan kami diterima langsung di ruang kerja Kepala Dinas Pariwisata. Pak kepala dinas menyambut baik dan akan berupaya bahu membahu melaksanakan rencana aksi  program P4GN dilingkupnya,”kata Muliati.

“Kami sangat senang  kalau kegiatan ini bisa diikuti dengan penyuluhan narkotika dan pemeriksaan urine yang dilakukan secara tiba-tiba,”ungkap Zainal Koedoes, Kadis Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra pada tim P4GN.

“Guna mensosialisasikan maksud advokasi BNNP Sultra, kami diberi kesempatan untuk sekaligus menyampaikan penyuluhan narkotika kepada seluruh pegawai yang telah dilantik sebagai pejabat struktural Eselon III dan IV yang bertepatan dilakukan pada hari tersebut yang diikuti sekitar 40 orang pejabat dan staf,” tutup Muliati. (Adv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Suara Pendidikan

To Top