BNN Sita Barang Bukti Narkoba yang akan Diedar di Diskotik

SUARAKENDARI.COM-Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama POM Dam Jaya melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang diduga tersangka peredaran gelap Narkotika, dimana 2 diantaranya merupakan anggota TNI AD, Sabtu lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Dari lokasi kejadian petugas menyita barang bukti ekstasi berwarna merah muda sejumlah + 1000 butir yang rencananya akan diedarkan di diskotik-diskotik di Jakarta.

Empat orang diduga tersangka yang diamankan petugas BNN yakni berinisial Letkol WW (pria/51thn/penghubung), Serma SI (pria/43thn/penghubung), AF (pria/kurir), dan SY (wanita/istri AF).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengamatan mendalam, petugas mengamankan AF dan SY sepasang suami istri di Jl. Bungur 2 Rt10/Rw06, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Kemudian setelah melakukan pendalaman petugas mengamankan WW di daerah sekitar lokasi lampu merah ceger – kampung rambutan.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan SI di Pom bensin Jl. Supriyadi Kelurahan Rambutan, Ciracas Jakarta Timur. Penangkapan SI diawali dengan kontak senjata hingga mengakibatkan tersangka mendapat luka tembak pada bagian lutut kiri, pinggul kiri, dan sikut kiri karena melakukan perlawanan.

Setelah berhasil diamankan SI dibawa ke rumah sakit Sukanto Kramat Jati untuk dilakukan visum dan pengambilan proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya. Selanjutnya dari rumah sakit Sukanto Kramat Jati tersangka dibawa ke rumah sakit Kesdam Jaya Cijantung oleh Denpomdam Jaya.

Tindak Lanjut Senin (26/10), sekitar pukul 05.00 WIB WW tiba dan diserahkan di PUSPOM TNI, sedangkan SI diserahkan ke POMDAM JAYA untuk ditangani kasusnya. Adapun 1 orang tersangka yang merupakan warga sipil AF kasusnya ditangani oleh BNN.

Pasal
AF dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1)UU narkotika nomor 39 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *