Connect with us

Bisnis Narkoba, Dua Oknum Polisi Di Kolut Segera Dipecat

Uncategorized

Bisnis Narkoba, Dua Oknum Polisi Di Kolut Segera Dipecat

KOLAKA UTARA, SUARAKENDARI.COM- Terlibat kasus peredaran narkoba dan penipuan, nasib dua oknum Polisi di Polres Kolaka Utara terancam dipecat secara tidak hormat. Mereka adalah Briptu Rijal dan Briptu Irwan Mustamin. Kedua oknum Polisi ini direkomendasikan diberhentikan secara tidak hormat atau dipecat oleh Komisi Sidang Kode Etik Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Keduanya telah mangkir dari tugas sejak tiga tahun belakangan. Bahkan sidang kode etik menganggap prilaku keduanya telah menciedari nama institusi Kepolisian. Usai sidang kode etik digelar, pihak Polres Kolaka Utara menunggu waktu sanggah selama 14 hari sebelum rekomendasi pemecatan diserahkan ke Polda Sulawesi Tenggara.

Kapolres Kolaka Utara AKBP La Ode Aries Elfatar menjelaskan sebebarnya kedua oknum ini telah diberikan tenggang waktu yang cukup lama untuk menunjukkan etikat baik mereka agar kembali bertugas. Buktinya, meskipun mereka mangkir sejak beberapa tahun lalu, proses sidang kode etik baru dimulai pekan ini.

“Nah saya jelaskan, pertama bukan kita terlambat gelar ini sidang kode etik, tetapi kita masih beri waktu anggota itu untuk berubah. Untuk Briptu IR, dia mangkir sejak beberapa tahun yang lalu. Sementara Briptu RJ saat itu sudah masuk beberapa hari, eh ternyata mangkir lagi. Hal itu dia ulangi selama dua kali. Dengan tingkah mereka kita anggap tidak serius lagi jadi Polisi. Gaji mereka berdua sudah kita tahan sejak pertama kali mangkir beberapa tahun lalu,”kata Kapolres Kolaka Utara.

Briptu Rijal diketahui sebagai tersangka dari salah satu kasus penipuan di Kolaka Utara. Dia mengkir dari tugas pokoknya sebagai polisi sejak tahun 2011. Sementara itu, Briptu Irwan Mustamin telah menjadi tersangka kasus narkoba dan penipuan. Dia mangkir dari tugas sejak tahun 2012.

Informasi yang didapatkan bahwa memang sejak mangkir dari tugas, kedua Polisi ini tidak lagi kelihatan keberadaannya. Hal demikian diucapkan olah salah satu sumber Suara Kendari di Polres Kolut yang namanya enggan disebutkan. Bahkan keluarga kedua Polisi ini juga sudah lepas komunikasi.

Wakil Kepala Polres Kolaka Utara, Kompol Bagus Satrio, di ruang sidang kode etik di kantornya, mengatakan, hal ini menjadi proses pembelajaran bagi anggota polisi, khususnya di Polres Kolaka Utara, agar tidak berbuat macam-macam.

Pemecatan dua oknum anggota Polres Kolaka Utara saat ini semakin menambah deretan nama yang ada. Beberapa tahun yang lalu, Polres Kolaka Utara juga memecat sejumlah anggotanya terkait masalah mangkir dari tugas. Mangkirnya para oknum polisi yang dipecat ini berawal dari masalah hukum yang membelit mereka, seperti menjadi pemasok narkoba dan penipuan. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top