Bank Sultra Bakal Bangun Gedung Baru 14 Lantai

0

SUARAKENDARI.COM-Terobosan dilakukan Bank Sultra dengan berencana membangun gedung mewah 14 lantai di kawasan pusat perbankan di Jalan Abdullah Silondae, Kota Kendari. Keseriusan membangun gedung mewah ini bahkan telah melalui pembahasan yang melibatkan pihak eksekutif dan legilatif Sultra.

“Kami baru saja membahas rencana pembangunan gedung bank sultra yang rencananya akan dibangun tahun depan. Pembahasan dengan legislatif ini terkait penggunaan lahan gedung Islamic Center yang rencananya akan ditukar guling,”kata Muhammad Rasyid, Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Sultra.

Dalam pembahasan bersama pemerintah Sultra,pengelola Islamic Center dan perwakilan bank Sultra dan ini, disepakati sejumlah opsi terkait tukar guling lahan tersebut, diantaranya, opsi pertama, jika kelak berdiri gedung islamic center akan berbagung satu dengan bank Sultra dan opsi kedua, berupa mencari lokasi baru sekaligus pembangunan gedung baru bagi pengelola Islamic Center. Dari dua pilihan, forum menyepakati opsi kedua.

“Opsi kedua menjadi kesepatakan bersama semua pihak, karena sangat diharapkan jangan ada yang dirugikan dari pembangunan ini,”ujar Rasyid.

Legislator asal Kabupaten Konawe Selatan tersebut mengungkap, bahwa, saat pembahasan perencana pembangunan gedung, memperlihatkan design gedung yang terbilang mewah tersebut.

Terobosan besar membangun gedung elit ini dilakukan mengingat kemajuan yang dialami bank milik pemerintah daerah Sultra, dalam kurun 7 tahun tahun belakangan ini.

Sebagaimana dilansir di situs resmi Bank Sultra, Bank yang dulu bernama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara didirikan pada tanggal 02 Maret 1968 berdasarkan Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 34 Tahun 1968 tentang Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara dan mendapatkan izin operasional dari Menteri Keuangan No.D,15.6.1.18 tanggal 27 Januari 1970, yang kemudian telah diubah dengan Perda No.1 tahun 1981 tanggal 22 Januari 1981, Perda No. 2 tahun 1988 tanggal 8 April 1988 dan Perda No.2 tahun 1993 tanggal 13 Februari 1993.

Sejalan dengan adanya perubahan peraturan dan ketentuan perbankan khususnya mengenai ketentuan permodalan bagi Bank Umum sebagaimana dimaksud oleh Arsitektur Perbankan Indonesia (API) maka ketentuan pendirian BPD Sulawesi Tenggara dilakukan penyesuaian yang dituangkan dalam Perda No. 5 tahun 2003 tanggal 12 September 2003 sebagaimana telah diubah dengan Perda No. 10 tahun 2004 tanggal 21 September 2004 dengan merubah ketentuan tentang modal dasar BPD Sulawesi Tenggara dari Rp. 50.000.000.000.- (lima puluh miliar rupiah) menjadi Rp. 150.000.000.000,- (seratus lima puluh miliar rupiah) kemudian dirubah dengan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2011 tanggal 20 April 2011 tentang modal dasar Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara dari Rp.750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh milyar rupiah).

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan usaha maka BPD Sulawesi Tenggara berubah status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor AHU-4439.AH.01.01 tanggal 23 Agustus 2013. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.