Connect with us

Balita Eks Buruh Sawit Asal NTT , Butuh Perhatian

Metro

Balita Eks Buruh Sawit Asal NTT , Butuh Perhatian

SUARAKENDARI.COM, Kendari – Mantan Buruh Perkebunan Kelapa sawit PT. Damai Jaya Lestari (DJL) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengungsi dari Kantor Dinas Sosial Provinsi Sultra ke halaman gedung sekretariat DPRD SULTRA, mulai diserang berbagai penyakit.

Ny Rianaha (35), salah seorang eks pekerja PT Damai Jaya Lestari (DJL) menuturkan, Selasa, Beberapa Anak Balita sudah menderita sakit, Kondisi itu akibat kurangnya asupan Gizi dan Tempat mereka tidur yang tidak layak, hanya beralaskan tikar dan koran bekas seadanya.

Ditambahkanya, Anak Anak mereka yang dibawah lima tahun, Umumnya mulai merasakan sakit demam dan batuk-batuk.

“Seperti yang bapak lihat sekarang, kondisi kesehatan puluhan anak yang masih berusia balita, makin memprihatinkan, karena kekurangan asupan gizi.

Ia juga mengatakan, alasan kembali ke gedung DPRD Sultra, karena selama tinggal di aula Dinas Sosial Provinsi Sultra, Mereka kurang mendapat perhatian serius, baik dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah.

[Baca Juga : Korban PHK PT DJL Kembali Duduki DPRD Sultra]

Sebanyak 207 jiwa Mantan Buruh perusahaan Perkebunan kelapa sawit PT.DJL Kabupaten Konawe Utara, kembali mengungsi di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, setelah sebelumnya di aula Dinas Sosial Provinsi Sultra.

Mereka mendesak pemerintah dan pihak perusahaan tempat mereka bekerja, Membayarkan Pesangon yang menjadi hak mereka dan segera dipulangkan ke kampung halaman, di NTT.

Diketahui Para pengungsi yang di-PHK secara sepihak oleh perusahaan Kelapa sawit tersebut, tidak mendapatkan kompensasi sesuai Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, padahal mereka telah bekerja di PT DJL sejak tahun 2009.

Saat ini, Mantan Buruh Kepala Sawit , masih menunggu hasil keputusan tim investigasi dari unsur anggota DPRD dan Nakertrans Sultra, yang dijadwalkan pada tanggal 15 Oktober 2015 baru akan mendengarkan hasil keputusannya.

Tim Investigasi yang terdiri dari empat anggota DPRD Sultra dan dua dari Dinas Nekertrans, telah melakukan investigasi di lokasi perusahaan Sawit PT DJL, selama dua hari untuk mengusut dugaan pelanggaran pembayaran upah karyawan dan PHK sepihak. (ANT)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top