Connect with us

Awas, Calo K2 “Gentayangan” di Bombana

Daerah

Awas, Calo K2 “Gentayangan” di Bombana

SUARAKENDARI.COM-Warga Kabupaten Bombana diminta untuk tidak mempercayai segalah bentut hasutan yang diuber para oknum tertentu  yang coba memanfaatkan moment verifikasi Honorer K2 tahun 2015, dijadikan lahan bisnis untuk memungut sejumlah uang tertentu.

Kepala BKD Kabupaten Bombana, Rusman  menjelaskan masyarakat patut waspada atas gerak-gerik para calo CPNS di daerah. Sebab biasanya, pasca verifikasi Honorer K2 yang sudah dilakukan Pemkab, kadang di ikuti sejumlah manuver para calo dengan menebar beragam tawaran dan iming-iming tertentu.

“Intinya itu, kami tidak ingin ada masyarakat tertipu akibat ulah para calo PNS kategori honorer ini. Makanya sejak dini kami himbau, agar masyarakat tidak mempercayai segalah bentuk janji maupun iming-iming oknum tertentu, yang ujung-ujungnya meminta sejumlah uang,” tegas Rusman.

Lebih fatal lagi kata mantan Asisten I Pemkab Bombana ini, bila ada oknum yang coba-coba mengastanamakan instansi BKD Bombana. “Semua itu jangan dipercaya, Itu adalah dusta. Bila ada honorer maupun masyarakat kurang paham terkait K2, sebaiknya datang dan bertanya langsung ke kantor BKD.  Jangan percaya hasutan para oknum calo,” ujarnya.

Rusman mengatakan tidak ada pungutan apapun dalam perekrutan atau verifikasi ulang Honorer K2 di tahun 2015. “Tidak ada pungutan apapun dalam verifikasi honorer K2 yang dilakukan Pemkab Bombana. Kami selalu jaga dan mawas akan hal itu. Makanya kami himbau

Diketahui,  hasil verifikasi BKD tahun 2015, Jumlah K2 Bombana yang diusulkan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan- RB) sebanyak 1.088 honorer.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding data usulan sebelumnya. Diketahui tahun 2013 lalu,  jumlah Honorer K2 Bombana
sebanyak 1.873 honorer.  356 diantaranya dinyatakan lulus jadi PNS, sehingga sisa honorer K2 Bombana saat itu, tinggal 1.517 orang.

Jumlah tersebut diverifikasi ulang lagi ditahun ini sehingga hasilnya, disimpulkan jumlah honorer Bombana yang aktif sebanyak 1.088 orang atau sebanyak 429 dinyatakan gugur akibat tidak magang lagi atau tidak memenuhi kriteria.

“Jadi, data hasil verifikasi terakhir itu (1.088 honorer K2 Bombana) itulah yang kami usulkan ke pusat. Data itu nantinya akan diverifikasi lagi oleh Kemenpan dengan menggandeng BPKP,” tukas Rusman. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top