Connect with us

Aparat Bongkar Praktik Pembalakan Kayu Ilegal di Daratan Konawe – Konut

Uncategorized

Aparat Bongkar Praktik Pembalakan Kayu Ilegal di Daratan Konawe – Konut

KONAWE-SUARAKENDARI.COM- Kabupaten Konawe Utara bukan hanya terkenal dengan hasil sumber daya alam yang terkandung didalamnya seperti nikel dan perkebunan kelapa sawit, melainkan surga pula bagi para mafia pelaku ilegal loging, dibuktikan aparat kepolisian Resort (Polres) Konawe yang berhasil menangkap ratusan batang kayu jenis rimba campuran yang di duga cacat izin dan beropersi di areal kawasan hutan lindung.

Pada ekspose kasus yang digelar oleh Polres Konawe, di lokasi tempat penyitaan barang bukti, Mapolresta Konawe, Rabu (19/2), Kapolres Konawe AKBP Dr Barito Mulyo Ratmono mengatakan, terungkapnya kayu – kayu ilegal tersebut berdasarkan informasi, kemudian kami berkoordinasi dengan beberapa polosek setempat.

“Kejadianya sekita akhir februari tepatnya tanggal 1 maret berdasarkan laporan, ada beberpa truk puso yang mengangkut kayu dari konawe Utara dan setelah di lakukan pengecekan kemudian kita cegat di jalan dengan melibatkan tiga Polsek, yakni polsek Lasolo, Sawa, dan Sampara, dan anggota berhasil menyita 588 batang kayu jenis rimba campuran dan 3 truk puso berhasil kita amankan,” ujar Barito

Lebih lanjut Barito mengatkan bahwa seringnya lolos para pelaku saat mengangkut kayu, anggota di lapangan sering terkecoh dengan surat yang di tunjukan oleh supir – supri truk pengangkut kayu, pada hal satelah di teliti lebih jauh ternyata dokumen kayu tersebut tidak dapat menerangkan tentang legalitas izin pengolahan hasil hutan.

“Kenapa baru kali ini dilakukan ekspose karena kalau secara kasat mata kayu – kayu ini di lengkapi dokumen , namun setelah dilakukan lacak balak ternyata keterangan yang ada dalam dokumen itu tidak dapat menerangkan kayu tersebut asalnya dari mana dan akhirnya setelah kita mendalami ternyata kayu tersebut diambil dari areal hutan produksi terbatas,” ungkap Barito.

Saat ini Polres Konawe telah menahan empat tersangka yang di duga pemain lama. Tiga tersangka inisial YG, ST dan MH merupakan pemilik kayu yang kerap beroperasi di kawasan hutan produksi terbatas di Konawe Utara, kemudian polisi juga telah mengamnakan satu orang inisial NS sebagai pemberi izin, yang merupakan salah seorang staff di Dinas kehutanan.

“Kami telah mengamankan para pemilik kayu dan telah mengakui atas kepemilikan kayu ilegal tersebut, berdasarkan hasil penyelidikan para pelaku ini merupakan pemain lama, kami mendalami mengapa sampai terbit izin pengelolaan kayu tersebut ,setelah kami melakukan pendalam terkait adanya dugaan keterlibatan oknum, dan berhasil menahan seorang penerbit izin dari dinas Kehutanan,” Kata Barito

Polres Konawe beserta jajarnaya juga berhasil mengamankan sekitar 170 batang kayu ilegal yang terdapat di wilayah Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe dan kini telah menetapkan Empat orang tersangka, Tiga orang berhasil diamankan,yakni AH, BY dan UH sementara Satu orang masih DPO, dan kini masih dalam tahap pengembangan.

Dalam minggu ini rencannya pihak kepolisian Konawe akan mempercepat pemerikasaan untuk selanjutnya di limpahkan ke kejaksaan,atas perbuatanya pelaku di jerat, dengan pasal 83 ayat 1 huruf A pasal 87 Ayat 1 huruf C Jo pasal pasal 12 Huruf E dan M UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantsan Pengrusakan hutan, Jo Pasal 55 dan 56 KUHP ancaman hukuman 5 tahun. (MAN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top