Connect with us

Angkat 7000 Relawan, Bawaslu Menuai Sorotan

Hukum & Kriminal

Angkat 7000 Relawan, Bawaslu Menuai Sorotan

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Kinerja badan pengawas Pemilu di Sultra benar-benar menuai sorotan. Pasalnya, pengangkatan ribuan petugas pengawas pemilu tak sebanding dengan kinerja yang mereka selama perhelatan pemilu. Padahal dana negara telah digelontorkan untuk menggaji mereka. Minimnya temuan pelanggaran pemilu menjadi ukuran kinerja mereka.

“Sangat disayangkan, sekitar 7000 tenaga pengawas, namun hanya ada kurang lebih sepuluh pelanggaran pemilu yang mereka temukan, ini ironi bagi pemilu kita,”kata Kisran Makati, Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra, Sabtu.

Pria yang akrab disapa Kis ini mencoba membandingkan dengan kinerja lembaga swadaya masyarakat yang menemukan puluhan pelanggaran dan telah melaporkan ke Bawaslu tapi tidak mendapat tanggapan.

“Kita bandingkan dengan kinerja kawan-kawan di PUSPAHAM misalnya, yang jumlah anggotanya hanya 15 orang, namun mereka  mampu menemukan puluhan pelanggaran pemilu, sementara Bawaslu dengan 7000 anggota pemantau hanya menemukan sepuluh pelanggaran, ini tentu memunculkan pertanyaan di publik, ada apa dengan panwa?,”sindir Kisran.

Walhi yang ikut konsen mengawal pemilu  berkualitas di Sultra ini, sangat menyesalkan kinerja petugas pemilu yang tidak serius mengawal penyelanggaraan pemilu secara baik. “Ingat pemilu merupakan pertarungan negara kita lima tahun ke depan, jika kualitas yang dihasilkan pemilu buruk, maka dipastikan akan buruk pula penyelanggaraan  negara kita,”kata Kisran mengingatkan. YS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top