Connect with us

Amankan Pasar Sentral Kendari, Jam Malam Diberlakukan

Amankan Pasar Sentral Kendari, Jam Malam Diberlakukan

Metro

Amankan Pasar Sentral Kendari, Jam Malam Diberlakukan

KENDARI,SUARAKENDARI.COM-Pemerintah Kota Kendari meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas kematian Kepala Bidang Perundang – Undangan Sat Pol PP Kota Kendari, Jayus yang terjadi saat penertiban pedagang tanggal 23 September lalu.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Kendari Nahwa Umar yang juga pengelola pasar Sentral Kendari meminta, pengusutan sejumlah masalah yang timbul setelah pengambil alihan pasar Sentral Kendari oleh Dispenda.

“Ada pengrusakan pasar, pengrusakan portal parkir, pengrusakan keran air penyiram tanaman, dan beberapa masalah lagi, itu semuanya diusut tuntas  siapa pelakunya” ungkapnya.

Nahwa juga mengaku, aneh dengan sejumlah rentetan kejadian di pasar sentral Kendari yang semuanya terjadi setelah Pemerintah kota Kendari menujuk Dispenda mengambil alih pengelolaan pasar Sentral Kendari.

Sementara itu, Polres Kendari memberlakukan jam malam di kawasan Pasar Sentral Kendari, paska terjadinya sejumlah rentetan kejadian yang berakhir pada kematian Kepala Bidang Perundang – Undangan Sat Pol PP Kota Kendari, Jayus.

Kapolres Kendari Anjar Wicaksana menjelaskan, jam malam mulai diberlakukan pada pukul 20.00 Wita setiap hari, untuk mengawal itu, Polres  Kendari dan Kodim 1417 Kendari menyiagakan personil masing-masing 5 orang dan Sat Pol PP sebanyak 100 orang dan 10 orang security pasar setiap hari.

“Pol PP, sekurity pasar, Polisi dan TNI melakukan pengamanan secara terpadu dipasar Sentral,disana juga diberlakukan jam malam diatas jam 8 malam tidak boleh ada lagi yang masuk kecuali menggunakan identitas  kepemilikan kios” ujarnya.

Terkait pengrusakan pasar yang menyebabkan pecahnya sejumlah kaca bangunan pasar, kapolres mengaku hingga kini mereka sudah memeriksa beberapa saksi seperti security pasar dan tukang ojek, namun dari keterangan saksi tidak ada yang mengetahui.

Sedangkan kasus kematian Jayus, Polisi masih   mengaku pada hasil visum dokter yang menyatakan tidak ada aksi kekerasan pada almarhum.(ALIN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top