Connect with us

Akhirnya, PAW Suhadi Diusulkan

Hukum & Kriminal

Akhirnya, PAW Suhadi Diusulkan

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Setelah beberapa tahun mengalami kekosongan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRd) Kota Kendari, akhirnya Pengganti Antar Waktu (PAW) Suhadi, diusulkan. Demikian dikatakan Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu dan Hubmas KPU Kota Kendari, Zainal Abidin.

Menurutnya, beberapa tahun kekosongan PAW Suhadi karena tidak ada pihak partai yang mengusulkan nama untuk menjadi penggantinya, namun saat ini ada Surat Keputusan yang membatalkan pemecatan terhadap anggotanya.

“Suhadi resmi dipecat pada tanggal 5 Agustus 2011 lalu, namun kami tidak memberikan nama pengganti karena info yang kami terima bahwa semua anggota dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) telah dipecat,” jelasnya.

Alasan itulah yang menyebabkan KPU Kota Kendari sehingga tidak mengusulkan satu namapun, namun saat ini ada pemberitahuan bahwa sudah ada SK pembatalan pemecatan terhadap anggota PPDI, sehingga kami akan usulkan kembali nama PAW dari Suhadi.

“Pemecatan terhadap anggota PPDI itu resmi dikeluarkan pada tanggal 3 Maret 2009 lalu, tapi awal Januari 2014 ini ada SK pembatalan pemecatan terhadap Andi Afkar Hadi, sehingga akan kami proses PAW Suhadi dengan mengusulkan Andi Afkar Hadi karena hanya dia satu-satunya anggota dari PPDI yang tidak dipecat,” terang Zainal.

Lanjutnya, pihaknya telah melakukan kajian terhadap pengusulan PAW yang sudah lewat beberapa tahun, namun berdasarkan Pasal 27 ayat 1 tentang pedoman teknis calon pengganti PAW, maka hal tersebut diperbolehkan.

“Usulan yang kami lakukan terhadap Andi Askar Hadi bukan karena beliau mendapatkan suara terbanyak setelah Suhadi, melainkan karena dia yang tidak dipecat dan kebetulan dapilnya juga bersebelahan dengan Suhadi,” ujarnya.

Sebagai tambahan, Suhadi telah ditangkap dan mendekam di Rutan Punggulaka karena terlibat kasus penipuan uang senilai ratusan juta rupiah pada tahun 2010 lalu. (LINA)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top