Ahmed Mohammed, Pelajar Muslim yang Jadi Rebutan Facebook dan Google

0

Suarakendari.comAhmed Mohammed seorang Pria Muslim, salah satu pelajar di MacArthur High School, di texas Amerika serikat ini, Pernah ditangkap pihak kepolisian hanya karena membawa Jam digital kreatif buatanya yang diduga Bom. Dia membawa perangkat jam hasil karyanya itu kesekolah untuk ditujukan pada gurunya agar bisa masuk klub robotik. namun karena Bentuknya menyerupai sebuah bom, sang guru malah curiga dan kemudian melaporkanya pada polisi setempat.

Saat diborgol, Ahmed sempat kebingungan. Berkali-kali ia berusaha menjelaskan kepada pihak kepolisian Irving jika benda buatanya tersebut bukanlah bom seperti yang dituduhkan padanya. Hingga akhirnya polisi percaya dan Ahmed pun dibebaskan.

Kasus penangkapan yang menimpa ahmed pun tersebar dan menghebohkan Amerika Serikat. Publik menilai tindakan polisi dan guru terlalu berlebihan dan diskriminatif.Banyak yang kemudian mendukung Ahmed. Termasuk Presiden AS Barack Obama yang juga mengundangnya ke Gedung Putih.

“Jam yang keren Ahmed. Maukah kamu membawanya ke Gedung Putih? Kita harus menginspirasi lebih banyak anak seperti kamu agar menyukai ilmu sains. Itulah yang membuat Amerika hebat,” tulis Obama di Twitter resminya.

Dukungan deras juga mengalir dari para raksasa teknologi. CEO Facebook Mark Zuckerberg mengundang Ahmed ke kantor Facebook.

“Memiliki skill dan ambisi untuk membuat sesuatu yang keren harus dihargai, bukannya malah ditangkap. Masa depan dimiliki oleh orang seperti Ahmed. Ahmed, jika kamu ingin datang ke Facebook, aku ingin bertemu denganmu,” tulis Zuck di Facebook.

Sementara itu Google mengundang Ahmed untuk mengambil bagian dalam pameran sains yang mereka adakan.

“Bawalah jam kamu itu,” kata pihak Google.

Apresiasi juga datang Aaron Levie, pendiri perusahaan layanan cloud Box. Twitter juga mengundang Ahmed dan menawarinya untuk magang di sana.

Ahmed sendiri sudah memastikan akan datang ke Gedung Putih. Tapi untuk undangan dari Facebook, Google, Box dan Twitter, Ahmed belum menyatakan apakah akan memenuhi undangan mereka. (Detiknet)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.