Ahmed Mohamed, Dari Dituduh Rakit Bom, Hingga diundang Obama Ke Gedung Putih

0

Suarakendari.com – Dukungan moral dari seluruh dunia terhadap Ahmed Mohamed, Seorang Remaja Muslim AS yang ditangkap polisi karena dituduh membuat bom rakitan oleh gurunya rupanya semakin meluas. Bahkan Akun twitter miliknya sendiri telah mendapatkan dukungan dari ribuan Netizen di seluruh dunia.

[Baca Juga : Ahmed Mohammed, Pelajar Muslim yang Jadi Rebutan Facebook dan Google]

Bentuk dukungan moral netizen pada remaja muslim itu pun beragam. Beberapa diantara para netizen bahkan memposting gambar mereka yang sedang memegang berbagai jenis bentuk jam dinding sebagai bentuk dukungan kepada dirinya, Hingga Hastaq #IStandWithAhmed yang menjadi trending topik dunia.

Tak hanya masyarakat dunia, dukungan  pribadi juga datang dari seorang tokoh penting Amerika Serikat, Hillary Clinton turut serta menulis sesuatu di akun twitter milik Ahmed.

“Assumptions and fear don’t keep us safe—they hold us back. Ahmed, stay curious and keep building,” tulis Hillary yang diunggah 23 jam yang lalu dan mendapat 16 ribu retweet dari pengguna twitter .

Dan yang tak kalah hebohnya, dukungan dari orang nomor satu Amerika Serikat , Presiden Barrack Obama memberikan Dukungan melalui akin twitter miliknya @POTUS.

Dengan akun @POTUS, Obama menulis “Cool clock, Ahmed. Want to bring it to the White House? We should inspire more kids like you to like science. It’s what makes America great,” tulis Obama yang diretweet 390 ribu pengguna twitter.

Akun Twitter ini resmi diklarifikasi oleh Ahmed sebagai akun twitter resmi miliknya. Sebelumnya telah banyak yang membuat akun twitter palsu yang mengatasnamakan Ahmed Mohamed untuk alasan tertentu.

“This is my only official account, people are making fake accounts so if you can kindly report those pages it would be much appreciated,” tulis Ahmed yang diunggah 13 jam yang lalu dan sudah diretweet oleh 1.200 pengguna Twitter.

Sebelumnya Ahmed Mohamed ditangkap pihak kepolisian setempat saat membawa jam buatan sendiri ke sekolahnya yang berada di kawasan Irving, Texas. Pihak sekolah mengira jam tersebut merupakan bom rakitan

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.