Connect with us

Ahmad Zakaria Membantah Kampanye di Sekolah

Uncategorized

Ahmad Zakaria Membantah Kampanye di Sekolah

RAHA, SUARA KENDARI.COM-Dengan dalih hanya kebetulan llewat disejumlah sekolah Di Kecmatan Kontunaga, Caleg nomer urut 1 Di Dapil 2 Ahmad Zakaria membantah tudingan Suhadar Silangin yang melaporkan caleg PAN ini,Rabu (5/3).dengan didugaan telah melakukan kampaye gelap disejumlah sekolah.

“Itu fitnah yang keji untuk saya,”bantah Ahmad Zakaria kepada wartawan di Muna.

Ahmad Zakaria mengakui pernah datang ke SMAN 1 Kontunaga bersama Kepala UPTD Kontunaga, Maknun SAg,tapi bukan dalam rangka kampanye.

“Kedatangan saya di SMAN 1 Kontunaga hanyalah kebetulan. Saya singgah di sana dan duduk di bangku-bangku di bawah pohon. Kemudian ada salah seorang guru yang kenal dengan saya, kebetulan dia adalah istri teman saya, menawarkan makan buah rambutan ke ruang guru. Disitulah muncul perbincangan dan diskusi kecil dengan guru-guru,karena mereka juga memberikan pertanyaan tentang beberapa hal kepada saya,termasuk menyangkut jalan masuk ke sekolah tersebut. Tapi saya jawab,itu adalah tugas Dinas PU. Disana saya tidak membahas politik atau mengajak mereka untuk memilih saya,apalagi membagi-bagikan alat peraga kampanye,seperti kartu nama dan sebagainya. Kemudian menyangkut kebersamaan saya dengan Kepala UPTD,secara kebetulan saya lihat di jalan di depan kantornya lagi tunggu ojek,kemudian saya tawari tumpangan ke rumahnya setelah singgah di SMAN 1 Kontunaga,”jelas Zakaria secara rinci

Caleg PAN nomor urut satu ini berharap, laporan Suhadar Silangin ke Panwaslu Muna tidak memiliki tendensi apa-apa. “Saya hanya bisa ucapkan terimakasih kepada Suhadar Silangin yang telah melaporkan saya ke Panwaslu. Nikmat apa lagi kau dustakan kepada saya ?. Apakah ini bentuk ucapan terimakasihmu terhadap saya ?,”sindir Zakaria penuh makna yang cukup dalam.

Kendati dilaporkan ke Panwaslu,Zakaria berusaha memaknainya positif. Dia mengatakan,laporan itu tak membuatnya mengurungkan langkahnya untuk melakukan kunjungan dimana saja dan menemui siapa saja.

“Saya kira tidak ada aturan yang melarang caleg berkunjung ke kantor-kantor atau menemui siapa saja,sepanjang tidak melakukan kampanye atau membagi-bagikan alat peraga kampanye. Toh waktu untuk kampanye belum tiba saatnya. Saya tidak akan berhenti berkunjung ke rumah-rumah atau kantor sepanjang di pintunya tidak tertulis,caleg dilarang masuk,”selorohnya.

Zakaria menegaskan bahwa dia merupakan salah seorang caleg yang tak ‘menghmabur’ baliho di tempat-tempat umum. “Karena saya tahu,itu melanggar aturan. Saya hanya pakai alat peraga spanduk,sesuai dengan aturan yang ada,”ujarnya.

Dia juga meminta kepada Panwaslu Muna untuk tidak tebang pilih ataupun mentoleransi pelanggaran pemilu di Muna. “Kalau memang konsisten menegakkan aturan,mestinya Panwas tidak mentoleransi setiap pelanggaran yang ada,”pungkasnya. (TRI )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top