Connect with us

Aduh, Dua Tersangka Korupsi Ternyata Mantan Aktifis Antikorupsi

Hukum & Kriminal

Aduh, Dua Tersangka Korupsi Ternyata Mantan Aktifis Antikorupsi

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Ternyata dua tersangka dugaan kasus korupsi dana kas PD. Aneka Usaha Kolaka, Sulawesi Tenggara, adalah mantan aktifis anti korupsi. Latar belakang inilah yang membuat sejumlah kalangan LSM di Kolaka pesimis. Contohnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Linfkar Demokrasi Rakyat (Lider) Sulawesi Tenggara.

Herman, ketua LSM Lider mengatakan dua tersangka tersebut masing- masing Sukma Kutana (Direktur Utama PD. Aneka Usaha) dan Lukman Syahrir ( Direktur Operasional PD. Aneka Usaha) dulunya sangat getol mengawal kasus korupsi yang terjadi di Kolaka. Bahkan mereka dulunya kerap kali menggelar aksi demonstrasi menuntut pengusutan kasus dugaan korupsi di wilayah Kolaka.

Dengan adanya peristiwa tersebut dirinya berharap agar pihak yang berwajib dapat betul-bertul menutup rapat ruang gerak kedua tersangka ini. “Harusnya Polisi batasi ruang gerak mereka. Nah dua orang ini dulunya aktifis anti korupsi. Dulu Sukma Kutana itu mantan aktifis Lopa. Sementara Lukman Syahrir dulunya tergabung didalam Forbes, Forum Bersama. Bahkan Lukman pernah jadi ketuanya,” kata Herman, Rabu (18/06/2014).

Namun terkait dengan diberikanya hak special bagi tersangka tersebut, pihak LSM Lider meminta aturan jelas yang memperbolehkan istilah pinjam pakai tahanan. “Kenapa saya bilang harus hati-hati parapenyidik Polres Kolaka ini sebab bisa saja hal yang buruk akan terjadi. Masalah bon tahanan atau pinjam pakai tahan Polisi harus menjelaskan hal ini,” tegasnya.

Secara terpisah, Kabag Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin mentakan bahwa dalam aturan pinjam pakai tahan itu memang telah diatur dan diperbolehkan. Yang member jaminan adalah kuasa hokum para tersangka. “Bonnya itu berlaku tiga hari dan berakhir besok. Tapi tersangka ini tidak bisa bermalam ditempat lain. Kalau sudah selesai urusan mereka itu kembali di dalam sel. Tidak bisa sampai malam,” ucapnya secara singkat.

Seperti yang diberikan sebelumnya Sukma Kutana dan Lukman Syahrir terlibat dalam kasus korupsi dana kas PD. Aneka Usaha swebesar Rp.600 juta. Kasus ini menucat tahun 2013 lalu tapi sejak dijebloskan kedalam sel senin kemarin, dua tersangka ini mendapat perlakuan khusus untuk bertemu investor asal Korea Selatan. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top