Connect with us

Abbas Madenuang Jabat Sekwan Sejak 15 Tahun Silam

Daerah

Abbas Madenuang Jabat Sekwan Sejak 15 Tahun Silam

SUARAKENDARI.COM,KOLAKA- Mennjadi sekertaris dewan bukanlah hal yang mudah. Selain harus piawai mengatur dan memenuhi kebutuhan anggota DPRD, jabatan sekwan juga harus kebal terhadap ‘serangan’ para legislator yang kadang menyakitkan. Namun di Kolaka, ada satu nama yang sangat dikenal oleh mantan bahkan anggota DPRD yang baru saja dilantik. Dia adalah Abbas Madenuang.

Pria kelahiran Kolaka 57 tahun silam ini telah sukses menjalin kemitraan selama puluhan tahun dengan para anggota DPRD Kolaka. Bayangkan, tidak mudah bertahan tiga periode dalam posisi sekwan jika tidak dilandasi kesabaran dan ketabahan atau mawas diri. Setidaknya inilah yang dilakukan Abbas Madenuang dalam mengawal para anggota DPRD Kolaka sejak 15 tahun silam.

“Kalau untuk jabatan sekwan sejak tiga periode yang lalu, kalau sukses diperiode 2014 hingga 2019 ini berarti saya sudah empat periode jadi sekwan. Tentunya tidak mudah melalui itu semua, pertama kita harus sabar hadapi para anggota DPRD. Kedua harus pintar memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka yang sesuai dengan aturan serta perbanyak kordinasi,” katanya.

Abbas juga mengatakan memang secara karir, dirinya banyak menghabiskan waktu di gedung parlemen Kolaka. “Saya di sekertariat itu sejak tahun 1983. Berbagai posisi saya duduki hingga menjadi sekwan. Tentunya saya tahu seperti apa kendala dan pola kerja staf saya sebab posisi itu sudah pernah saya lalui. Di Dewan ini ada 60 orang lebih yang membantu saya bekerja. Makanya saya selalu berpesan sama mereka kita bekerja sama yang baik dan benar,” tambahnya.

Dirinya pun menilai untuk anggota DPRD periode 2009 hingga 2014 yang baru saja menyelesaikan tugasnya sudah menunjukkan kinerja yang baik. “Yang baru saja selesai itu sudah bekerja dengan baik. Nah yang baru dilantik saya juga berharap bisa bekerja dengan baik. Intinya kan kerjasama dan konrdinasi. Jabatan saya sebagai sekwan juga kan harus sejalan dengan anggota dewan, tetapi yang sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Dalam pengalamannya puluhan tahun sebagai Sekwan, Abbas Madenuang tidak menampik banyaknya tekanan bahkan perkataan yang tidak enak ditelinga. Tetapi itu semua dia menganggap sebagai tantangan. “Saya rasa itu adalah resiko mendapat tekanan, mendengar yang kadang buat hati sakit. Itu biasa dan kalau diambil hati kita bisa stress. Jadi harus sabar, itu intinya,” cetus Abbas.

Kesuksesan pria lulusan Magister administrasi public Universitas Wijaya Putra Suraba ini dalam jabatannya sebagai Sekwan tidak lepas dari pemahaman dia dan para staf tentang tugas dan fungsi utama para anggota DPRD Kolaka. Kini Abbas Madenunag masih harus bertahan lagi untuk menghadapi 25 anggota DPRD Kolaka yang baru saja dilantik untuk periode 2014 hingga 2019. (ab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top