Connect with us

72 Mahasiswa UHO “Dimurtadkan”

Hukum & Kriminal

72 Mahasiswa UHO “Dimurtadkan”

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Sebanyak 72 orang mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) mengadukan nasib mereka ke Kantor Ombudsman RI Wilayah Sultra, Senin, pagi. Mereka melaporkan tindakan rektor UHO Profesor Usman Rianse yang melakukan pemaksaan memindahkan jurusan studi mereka dari fakultas perikanan ke fakultas pertanian.

“Ini adalah tindakan “permurtadan” terhadap mahasiwa yang dilakukan rektor UHO,”kata La Ode Ota, usai melakukan pendampingan advokasi terhadap 72 mahasiswa UHO di Kantor Ombudsman Sultra.

Menurut La Ode Ota konteks permurtadan bukan hanya dalam konteks agama, tetapi dalam hal lain termasuk masalah pendidikan, seperti yang dialami para mahasiswa,  diantaranya, memaksakan kehendak dengan memindahkan pilihan orang lain ke pilihan yang berbeda.

Menurut Ota, tindakan itu sangat bertentangan dengan semangat reformasi dunia pendidikan. “Ini kebijakan yang tidak profesional dan melanggat hak asasi manusian. Karena itu kami telah melaporkan ke ombudsman,”kata Ota.

Aksi unjuk rasa di kantor ombudsman terpaksa digelar karena upaya mediasi dengan pihak rektorat gagal dilakukan. Bahkan, para mahasiswa mengaku tidak lagi bisa kuliah karena pihak fakultas perikanan menolak kehadiran mereka. Pihak rektorat hingga kini belum dapat memberikan keterangan terkait dialihkannya jurusan 72 mahasiswa perikanan UHO tersebut.Yos

 

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top