Connect with us

490 Rumah Miskin Bombana keciprat Anggaran Kemenpera

Daerah

490 Rumah Miskin Bombana keciprat Anggaran Kemenpera

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Guna memperbaiki rumah penduduk yang tidak layak huni, Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI gelontorkan anggaran 3,6 Miliar kepada warga miskin di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (17/9).

Sebanyak 490 unit rumah penduduk berpenghasilan rendah, disantuni anggaran untuk memperbaiki kondisi rumah warga. Diantaranya, renovasi untuk fasilitas atap, dinding dan lantai.

Asisten Deputi Evaluasi Perumahan Swadaya Kementrian Perumahan Rahyat RI, Dr Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, bantuan merupakan stimulan yang bersifat Swasembada bagi warga miskin. “Kami sediakan anggaran dan mereka sendiri yang kerjakan. Tiap perbaikan akan dikontrol, sehingga bantuan diharapkan tepat guna, tepat sasaran dan tepat waktu ” jelasnya saat menyalurkan Bantuan secara simbolis kepada warga Poleang Barat di Desa Timbala, Rabu (17/9)

Dijelaskan, tiap rumah akan disantuni 7,5 juta rupiah. Dicairan dua tahap, melalui jasa penyalur Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dana itu kini sudah ditransferkan di rekening masing-masing warga, dengan pencairan tahap pertama sebanyak 3,25 juta.

Demi keselarasan bantuan, Eko menjelaskan pola pencairan akan melibatkan pihak toko selaku penyedia bahan bangunan, BRI selaku Bank penyalur serta warga pemilik rekening ditambah pihak pendamping.

“Warga baik pribadi atau membentuk kelompok, dipersilahkan ke toko penyedia bangunan terdekat. Mereka akan merinci bahan yang dibutuhkan. Lalu mengajukan kepada bank penyalur (BRI). Nanti BRI dan pemilik tokoh akan memfasilitasi agar bahan itu tiba di rumah yang dituju,” ungkapnya.

Sementara itu, Sulaiman, Kepala kantor perumahan rakyat Kabupaten Bombana, mengaku terbantu dengan hadirnya bantuan Kemenpera. Dia menegaskan, bantuan perbaikan rumah Kemenpera, selaras dengan kiat pemkab Bombana dalam menuntaskan rumah yang tidak layak huni.

“Keterbatasan anggaran APBD, memacuh kami untuk mencari bantuan di pusat. Alhamdulilah, tahun ini kita dapat kucuran dari Kemenpera,” jelasnya. Program ini lanjut Sulaiman, akan terus dijalin guna menuntaskan rumah tidak layak huni di Kabupaten Bombana seperti di dua wilayah lainnya, Kabaena dan Rumbia.

Senada dengan itu, Asisten I pemkab Bombana, Rusman meminta kepada warga penerima bantuan untuk manfaatkan program ini dengan baik. ” Gunakanlah anggaran ini dengan tepat. Pemda akan terus merespon kegiatan ini dan selalu menyiapkan anggaran shering (anggaran pendamping dari APBD),” ungkapnya.

Bantuan dana untuk 490 unit tersebut, tersebar di tujuh desa wilayah Kecamatan Poleang Barat. Diantaranya, Desa Timbala, Desa Toari, Balasari, Bulumanai, Babamolingku serta desa Raka dua Pabiring.

Ukkase (42) salah satu warga penerima bantuan, mengaku riang dengan hadirnya bantuan Kemenpera. “Hadirnya bantuan ini, mewujudkan keinginan memperbaiki rumah saya. Hasratku sudah lama, namun uang tidak cukup. Alhamdulilah, saya senang sekali,” tukas warga desa bambamolingku ini. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top