478 Hektar Sawah di Bombana Terancam Puso

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Ratusan hektar sawah yang tersebar di dua Kecamatan di Kabupaten Bombana terancam gagal panen atau puso.

Hampir tiga pekan tidak diguyur hujan, para petani sawah di Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu mengalami kekeringan. Sejumlah irigasi sawah, mengalami penurunan debit air hingga sebagian tidak mengalir lagi.

Asis fair, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana membenarkan ancaman tersebut. Dirinya menaksir sekitar 487 hektar sawah di dua kecamatan tersebut terancam gagal panen akibat kekeringan.

“Luas sawah di dua kecamatan itu sekitar 3.901 hektar. Sekitar 487 hektar dari luas itu
Kini dilanda kekeringan,” ujarnya.  Mantan kadis kependudukan dan pencatatan sipil Bombana menjelaskan, jika dalam waktu dekat tidak turun hujan, maka dapat dipastikan tanaman padi di-487-hektar tersebut gagal panen.

Untuk di wilayah Kecamatan Lantari Jaya sekitar 165 hektar sawah terancam gagal panen. Tersebar di Lima desa, yakni Desa Rarongkeu, Desa watu-watu,Lomba Kasih Lantari dan Desa anugerah.

Sementara di Kecamatan Rarowatu sekitar 282 Hektar sawah mengalami kekeringan. Terletak di empat desa, yakni desa Marga Jaya, Aneka Marga, Desa Tembe serta Desa Hukaea.

Kini petani di sembilan desa tersebut hanya pasrah. Sebab sumber air di salah satu Bendungan mereka yakni Bendungan Langkowala mulai mengering. Demikian pula bila berharap pada fasilitas sumur Bor bantuan pemerintah, airnya mulai mengecil dan tidak dapat membantu para petani akibat kemarau. (DAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *