Connect with us

44 Lods Pasar Rumbia Terendam Banjir

Uncategorized

44 Lods Pasar Rumbia Terendam Banjir

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Sebanyak 44 Lods pedagang di Pasar Sentral di Rumbia Ibukota Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara direndam air setinggi lutut sejak Sabtu Malam (31/1) lalu.

Sejumlah pedagang mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat barang dagangannya, tidak sempat terselamatkan dari genangan air yang datang tengah malam atau minggu dini hari.

Hadirnya pembagunan ratusan Lods baru, disebut sebut biang genangan air. “Dulunya tidak banjir seperti ini. Namun hadirnya lods pasar baru sehingga menghambat laju air,” pungkas Karim (33) pedagang setempat.

Kata Karim, drainase pasar mulai kocar setelah hadirnya pembangunan lods pasar baru. air mulai tersumbat dihalangi  jejeran pembangunan lods baru. Akibatnya  air mulai tergenang dan sulit untuk mengalir kemana.

Banjir menerjang pasar, dipicu hujan deras mengguyur kota Rumbia Sejak sabtu malam. Kondisi air perlahan surut surut ketika minggu pagi yang dimanfaatkan sejumlah pedagang mengemas atau mengeringkan sejumlah dagangan yang terendam banjir.

Andi aripa wati, pedagang Kaset dan elektronik mengaku banyak barang dagangan rusak tergenang air. “Kejadiannya itu tengah malam, kami tidak ditahu. Apalagi pasar kadang tidak dijaga oleh penjaga pasar,” kesalnya.

Bahkan kejadian genangan air itu sudah ketiga kalinya terjadi, sejak pasca hadirnya proyek pembangunan lods pasar di bulan Januari ini. “Sudah ketiga kalinya banjir  seperti ini. Dan ini (sabtu malam) yang terparah,” ujar Jamal pemilik kios.

Sejumlah pedagang kesal sebab berkali-kali menghimbau  Dinas perindakop Bombana agar mewaspadai bahaya banjir, namun permintaan itu seolah enggan digubris.

“Nanti kejadian baru mereka bergerak. Padahal kami sudah lama keluhkan agar drainase pasar diperbaiki guna mengantisipasi bahaya banjir,” kesal Iskandar salah satu pemilik kios di pasar Rumbia. (DAR)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top